Manfaatkan Tanaman Bunga Rosela, Para Santri di Gresik Hasilkan Minuman Siap Saji

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Para santri saat menunjukkan hasil produksi minuman dari bungah rosela. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Selain belajar ilmu keagamaan, beberapa santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ihsan Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik telah menggeluti dunia usaha atau entrepreneur. Salah satu produk yang sudah dihasilkan adalah minuman kemasan ‘Sari Rosela’.

BACA JUGA :  Pastikan Vaksinasi Lancar, Kapolda Kunjungi Posko Vaksinasi Banyuwangi

Minuman ini bisa digunakan sebagai suguhan saat lebaran hari raya Idul Fitri nanti. Cara membuat suguhan minuman siap saji ini terbilang mudah. Yaitu diawali dengan memetik bunga rosela dari pohonnya, kemudian dilakukan pemilahan dan dikeringkan.

Setelah kering, bunga rosela direbus dan dicampur gula pasir serta kayu secang. Untuk menambah daya tarik, minuman tersebut pun dikemas dengan menarik. 

Pengasuh Ponpes Mambaul Ihsan, Nafisul Atok mengatakan, sejak awal bulan Ramadan para santri telah memproduksi ratusan dus. Diakui bahwa akhir-akhir ini permintaan memang banyak karena untuk suguhan lebaran. 

“Memang produksi saat Ramadan banyak, kami sudah memproduksi 500 dus. Satu dus berisi 24 gelas dengan ukuran 120 mililiter,” jelasnya, Kamis (6/5/2021). 

Menurut Atok, santrinya memang dibekali ilmu enterpreneur mulai produksi hingga menjual dan juga strategi bisnis. Hal ini penting agar ketika lulus dari pondok, mereka sudah terampil serta siap menjadi pengusaha.

Dalam pendidikan formal, para santri bisa sejajar mengenyam di sekolah menengah kejuruan (SMK). Lalu, produk sari rosela ini berasal dari santri program studi pertanian dan tata boga.

“Santri jurusan pertanian yang tanam bunga rosela dan santri tata boga yang memproduksi minuman ini hingga siap diminum. Bahkan sudah Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-PIRT) juga, sehingga sudah dijual bebas,” ujarnya. 

Lanjut Gus Atok, sapaan akrabnya, minuman ini ada dua varian. Untuk sari rosela warna merah dijual Rp 30 ribu dan ungu dijual Rp 35 ribu per satu dus.

“Kelebihan minuman ini sendiri menyehatkan, karena dari komposisi bahan herbal sehingga antioksidan tinggi dan kaya vitamin C,” pungkasnya. (nul)