Majalah GEMA Petrokimia Menuju Transformasi Jurnalisme Korporasi

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

SUKSES : Manajer Humas PT Petrokimia Gresik M Ihwan bersama stafnya Luhung memegang piala atas pengharhaan bergengsi "The Best of State Own Enterprise Inhouse Magazine 2020" dan "The Best of E–Magazine State Own Enterprise Inhouse Magazine 2020" dari pengurus SPS dalam rangka HPN 2020 Banjarmasin.

KLIKJATIM.Com I Gresik – Era digitalisasi media saat ini sedikit banyak telah mengubah paradigma bahwa informasi tidak harus memegang fisik media seperti koran dan majalan. Namun arus transformasi informasi itu telah melesat jauh dengan hanya mengandalkan sebuah gadget, maka informasi dunia bisa diraih.

Seiring dengan berkembangnya media sosial dan media online, banyak media konvensional komersial berguguran. Mereka tergerus oleh kemudahan mendapat informasi tanpa harus membayar atau sekedar mendaftar.

Begitupula media yang dikelola oleh sebuah institusi maupun perusahaan, banyak yang tidak bertahan, hanya karena berpandangan bahwa kalangan milenial hanya cocok dengan platform medsos dan online. Pandangan itu tidak salah, namun tidak sepenuhnya benar. Karena banyak perusahaan yang masih memilih media konvensional sebagai jembatan penghubung informasi kinerja perusahaan kepada pembaca dari kalangan internal maupun eksternal meski peredarannya terbatas.

BACA JUGA :  Kurangi Impor, Kebutuhan Garam Industri Mulai Dipenuhi dari Dalam Negeri

Setidaknya hal itu dibuktikan dengan masih eksisnya Majalah GEMA yang dikelola oleh tim humas PT Petrokimia Gresik. Keberadaan GEMA menjawab tantangan zaman, bahwa media cetak seperti koran dan majalah belum habis masanya.

Sebaliknya majalah GEMA membuktikan bahwa mereka mampu menjembatani kepentingan perusahaan, sebagai BUMN pupuk yang memberikan informasi produk dan aktifitas perusahaan kepada para pembaca.

Eksistensi majalah GEMA berkiprah tidak hanya tiba-tiba. Namun melalui sebuah perencanaan dan konsep matang dari tim Humas PT Petrokimia Gresik.

Dengan menghadirkan gaya bahasa jurnalisme modern, majalan ini tidak hanya hadir sebagai majalah perusahaan namun juga media profesional layaknya media mainstream. Eksistensi ini pula yang kemudian diapresiasi oleh sejumlah lembaga profesional di Tanah Air maupun di level Regional Asean.

Terakhir majalah GEMA sukses membawa pulang penghargaan dalam ajang nasional, “The 9th Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA)” yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Indonesia. Dalam ajang tersebut, GEMA berhasil meraih 2 (dua) penghargaan Gold Winner sekaligus, masing-masing untuk edisi 306 (Maret 2019) versi printed, dan edisi 311 (Agustus 2019) versi e-magazine.

Penghargaan bergengsi “The Best of State Own Enterprise Inhouse Magazine 2020” dan “The Best of E–Magazine State Own Enterprise Inhouse Magazine 2020” ini diterima oleh Pemimpin Redaksi GEMA, sekaligus Manager Humas Petrokimia Gresik, Muhammad Ihwan F di Hotel Mercure, Banjarmasin, Jumat (7/2/2020).

“Alhamdulillah kinerja Humas Petrokimia Gresik dalam mengemas informasi perusahaan melalui majalah internal GEMA kembali diakui stakeholder. Penghargaan ini merupakan apresiasi dari komunitas industri pers Indonesia terhadap kualitas produk publikasi Petrokimia Gresik yang sesuai standar jurnalisme, baik dari sisi desain maupun konten,” ujar Muhammad Ihwan.

BACA JUGA :  Kolaborasi dengan Petrokimia Gresik, Panen Perdana di Demplot Sultra Capai 8 Ton Per Hektar

Penghargaan Gold Winner ini bukanlah yang pertama kali diraih Majalah GEMA. Tahun lalu dalam ajang “8thInMA” atau tahun 2019, Majalah GEMA juga menyabet dua Gold Winner.

GEMA mengikuti ajang InMA sejak tahun 2016, dan di awal keikutsertaanya tersebut berhasil membawa pulang Bronze Winner. Kemudian menyabet Silver Winner di tahun 2017, dan konsisten meningkatkan prestasinya dengan meraih Gold Winner pada ajang “7thInMA” tahun 2018.

Ihwan sebagai chief editor majalah GEMA menilai, penghargaan yang diterima merupakan kerja keras seluruh tim dan didedikasikan kepada seluruh konsumen dan pelanggan perusahaan, direksi dan dewan komisaris. Dia berharap prestasi ini dapat memacu karyawan di Petrokimia Gresik untuk terus berkarya dan berkinerja dengan lebih baik lagi.

Untuk menjadi yang terbaik dalam ajang InMA, Petrokimia Gresik bersaing bersama dengan 173 entri. Pemilihan pemenang berdasarkan penilaian sembilan juri yang berasal dari berbagai latar belakang.

Salah satu juri InMA, Asmono Wikan yang juga Sekretaris Jenderal SPS Indonesia mengakui, banyak kemajuan yang ditunjukkan perusahaan dalam menyajikan informasi tentang bisnisnya kepada pembaca baik dari sisi konten maupun desain sampul. Lebih lanjut Asmono menyampaikan, bahwa kreativitas dalam penyajian media cetak memang harus diperkaya dengan ide-ide baru. Karena saat ini dunia media juga mengalami disrupsi seiring dengan revolusi industri 4.0 yang mengutamakan digitalisasi. (iz/nul)