Lulusan SMK Check In Bareng Pacar Kelabakan Digerebek Satpol PP Mojokerto

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Mojokerto – Razia petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan sejumlah pasangan mesum di hotel dan rumah kos wilayah Kabupaten Mojokerto. Salahsatu pasangan yang diamankan adalah remaja yang baru lulus SMK asal Madiun.

BACA JUGA :  Pegawai Dinyatakan Positif Covid-19, Puskesmas Turi Lamongan Ditutup

Kegiatan razia tersebut digelar Sabtu (1/5/2021) malam dengan sasaran hotel atau penginapan kelas melati yang diduga kerap dijadikan ajang mesum oleh pasangan ilegal. Seperti saat tim gabungan memdatangi Hotel OYO Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/4/2021) sekitar pukul 21.45 WIB.

Di hotel ini petugas menangkap basah sejumlah pasangan bukan muhrim mesum dalam kamar. Mayoritas yang terjaring razia masih berusia muda domisili dari dalam dan luar Kota/ Kabupaten Mojokerto. 

Petugas mengetuk pintu kamar hotel dan terlihat seorang laki-laki muda secara berlahan membuka pintu kamar yang berada di lantai dua tersebut.

Dia gelagapan saat petugas Satpol menyuruh penghuni kamar keluar sembari meminta kartu tanda identitas dan surat bukti pernikahan.

“Iya ada pak, saya sama calon saya sebentar ya masih pakai baju,” ujar pria muda asal Madiun ini.

Pasangan muda-mudi itu tidak dapat menunjukan surat nikah sehingga diamankan untuk dilakukan pendataan, sanksi dan pembinaan. Pria mengakui secara tegas sikap sempurna belum menikah dan baru lulus sekolah SMK.

“Siap, saya baru lulus sekolah SMK dari Madiun ke Mojokerto cuma main,” ucapnya.

Menurut  Kepala Satpol PP Pamong Praja Kabupaten Mojokerto, Noerhoni, pihaknya mengamankan pasangan muda bukan Pasutri diamankan untuk penindakan lebih lanjut.

“Kami mengamankan sejumlah pasangan. Mereka juga wajib menjalani tes urine narkoba oleh petugas BNNK,” ungkapnya.

Noerhono menjelaskan pihaknya melakukan penindakan terhadap sejumlah pelanggar yaitu pasangan bukan suami dalam razia operasi gabungan yang dilaksanakan bertepatan pada bulan Ramadan.

Operasi gabungan dilaksanakan bersama Satpol PP Kabupaten Mojokerto, BNN Kota Mojokerto, Sub Garnisun 0815 dan Polres Mojokerto tujuannya sebagai upaya penyelenggaraan ketertiban umum (Pelanggaran Asusila/ Penyakit Masyarakat ) serta penegakan protokol kesehatan masyarakat. (ris)