Lokasi Tol Probolinggo-Banyuwangi Segera Ditetapkan

Reporter : Nur Affandi - klikjatim.com

Proyek jalan tol Probolinggo-Banyuwangi diharapkan tuntas pada 2025 mendatang. (ist)

KLIKJATIM.Com I Banyuwangi – Rencana pembangunan Tol Probolinggo – Banyuwangi sejauh 171 Km saat ini sudah menyelesaikan penetapan lokasi (penlok) Seksi 3 di wilayah Kabupaten Banyuwangi. PT Jasa Marga optimis pembangunan tol yang menjadi ruas terakhir tol Trans Jawa bakal tuntas pada 2025 mendatang.

Berdasarkan data, Jalan Tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) sepanjang  171,516 kilometer terbagi menjadi tiga seksi. Ketiga seksi itu adalah Seksi 1 Probolinggo-Besuki (29,6 kilometer), Seksi 2 Besuki-Bajulmati (110,875 kilometer), dan Seksi 3 Bajulmati-Ketapang (31,041 kilometer).

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi akan menjadi titik akhir jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Konsesi untuk pembangunan jalan tol ini adalah 35 tahun dengan dana investasi mencapai Rp 23,3 triliun.

BACA JUGA :  Dipanggil Komisi II DPRD Pasuruan, Sejumlah Kepala OPD Mangkir

Direktur Utama PT JPB, D. Hari Pratama mengatakan, surat keputusan penlok dari Gubernur Jawa Timur untuk wilayah Probolinggo dan Situbondo sudah diterbitkan. Harapannya dalam satu bulan ini sudah keluar sehingga pembebasan lahan bisa dimulai Maret 2020.

Namun sebelumnya, menurut Hari, akan dibentuk Sekretariat dan Satgas Pelaksana Pengadaan Tanah oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk melaksanakan proses pembebasan lahan. “Pembangun tol tahap demi tahap akan kami lakukan sesuai dengan ketersediaan lahan yang telah bebas dan diserahterimakan ke PT JPB. Sekarang, kami memantau dan mendukung proses pembebasan tanah yang dilakukan oleh para PPK Lahan dan kantor-kantor BPN setempat,” ujar Hari dalam keterangan resminya, Jumat (14/2/2020).

Setelah pembebasan lahan selesai, kata Hari, konstruksi akan segera dimulai. Dengan begitu harapannya, pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi secara keseluruhan bisa selesai sesuai target pada tahun 2025.

BACA JUGA :  Tergiur Iming-iming dari Medsos, Satu Anak Dibanderol Rp 30 Juta

Diketahui sebelumnya, PT JPB telah mendukung pelaksanaan konsultasi publik yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lahan Probowangi 3, dan Pemkab Banyuwangi kepada sekitar 800 warga Banyuwangi yang lahannya terdampak pembebasan lahan proyek pembangunan Jalan Tol.

Hasilnya, seluruh warga terdampak menyetujui dan sudah menandatangani berita acara persetujuan pembebasan lahannya. Berita acara inilah yang menjadi dasar penerbitan SK penlok oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (fan/nul)