Lebaran, Fortuner Kinyis-Kinyis ‘Mandi’ di Sungai Pekalen

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Warga mengerubuti mobil fortuner yang tercebur di sungai Pekalen, Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo

Warga KLIKJATIM.Com | Probolinggo – Sebuah mobil Toyota Fortuner mendadak berendam di Sungai Pekalen,Desa Sumberpoh, Kecamatan Maron, Probolinggo, Jumat (14/5/2021). Mobil nopol N-1569-WQ yang dikendarai Jalil (28), santri ponpes Sidogiri, Kabupaten Pasuruan itu diduga nyemplung karena pengemudinya ngantuk.

BACA JUGA :  Komunitas Honda ADV Indonesia Chapter Malang Nongki Bareng di MPM Riders Kafe

 

Menurut Sukqrdi, warga Desa Sumberpoh, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 14.30. “Itu yang kejadian (kecelakaan) Nyai IL dan keluarganya dari Sidogiri. Baru dari pondok Nun Syaffak Sumberdawe,” kata dia.

Dijelaskan, awalnya  mobil melaju dari arah barat ke timur. Setiba di lokasi kejadian, pengemudi tak mampu menguasai kemudi. Sehingga mobil berbelok ke sisi selatan. Mobil putih ini lantas terjun dan masuk ke Sungai Pekalen yang berarus deras.

‘Terjebur ke sungai pas di atas jembatan. Untungnya tidak jatuh ke jurang. Mobil sempat terseret arus sungai sejauh 30 meter,” imbuh saksi.

Terjunnya mobil ke sungai mengundang perhatian warga sekitar yang ingin mengetahui kecelakaan tunggal tersebut. Warga pun bergotong royong mengeluarkan korban dari dalam mobil dan mengevakuasinya. Kejadian itu membuat arus lalu lintas sedikit macet.

“Orangnya (pengemudi) kayak syok, tapi kalau untuk korban jiwa tidak ada. Dan sepertinya di dalam mobil hanya satu orang, tidak membawa penumpang lain,” terang Muhammad Rizkil Hutaimi, warga Kecamatan Maron.

Kapolsek Maron, IPTU Samiran menegaskan anggotanya sudah mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari berbagai saksi. Diduga kecelakaan tunggal disebabkan kurang konsentrasinya pengemudi, sehingga kendaraannya terjun ke sungai.

“Sekarang mobilnya sudah berhasil dinaikkan setelah gotong royong bersama warga sekitar. Sedangkan untuk korban mengalami sedikit syok dan langsung dibawa ke rumah warga sekitar TKP. Alhamdulillah sudah aman,” pungkas Samiran. (ris)