Lapas Jember Tak Lagi Seram, Banyak Tanaman Hias Karya Warga Binaan

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

Salah seorang warga binaan sedang menata tanaman hias di Lapas Jember. (Abdus Syukur/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember berhasil memberdayakan warga binaanya sehingga memiliki keterampilan yang patut diacungi jempol. Warga binaan di lapas tersebut mampu memproduksi tanaman bunga hias hingga akhirnya banyak diminati masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Anna Imbau Masyarakat Tidak Gelar Takbir Keliling, Salat Idul Fitri di Rumah Saja

Sejauh ini buah tangan warga Lapas Kelas IIA Jember telah diperjualbelikan kepada masyarakat luas di kios bunga halaman depan lapas. Sebelum para narapidana mampu menghasilkan tanaman bunga hias, mereka lebih dahulu dibekali pelatihan keterampilan. Berkat kerjasama pihak lapas dengan penjual bunga Hits Nursery.

“Jadi, yang kami lakukan ini adalah keterampilan yang mudah dilaksanakan dan memang saat ini dibutuhkan masyarakat. Selain, kami memang ingin menghijaukan, karena Lapas Jember terletak dalam kota, lebih dari itu juga untuk suatu kegiatan yang bermanfaat bagi para narapidana,” ujar Kepala Lapas Kelas II A Jember, Yandi Suyandi, Rabu (13/1/2021).

Dia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut juga bertujuan agar keberadaan setiap warga binaan Lapas Kelas II A Jember berguna bagi masyarakat luas, serta untuk menghilangkan mindset atau pola pikir kurang baik masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan.

“Tempat lapas ini tidak seseram yang dibayangkan dahulu. Kita tidak perlu seram, tetapi pidananya yang seram. Biar nyaman. Tetap mereka tidak bisa keluar lapas dengan tidak memenuhi syarat. Dan, Alhamdulillah setiap harinya ada saja pembeli. Ternyata warga Jember cukup antusias,” katanya kepada awak media.

Pemberdayaan dengan keterampilan tentu berdampak bagi SDM warga binaan Lapas Kelas IIA Jember. Sehingga, ini diharapkan akan memberikan hasil yang positif bagi kegiatan tanaman hias serta mampu menjadi bekal keahlian bagi mereka setelah menjalani hukuman, ketika bebas nanti.

“Kami mengharapkan, dengan adanya kegiatan tanaman hias di Lapas Jember bisa positif untuk masyarakat, bahwa bisa saja berkunjung ke lapas bukan untuk menjenguk warga binaan, namun orang yang tidak memiliki masalah pun bisa berkunjung ke lapas untuk belanja bunga. Juga, setelah keluar ada jejaring diantara mereka khususnya bagi yang bergerak di bidang tanaman bunga hias,” pungkasnya. (bro)