Langgar PPKM Darurat, Belasan Kafe dan Warkop di Bojonegoro Disegel

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Salah satu kafe di Kota Bojonegoro saat disegel dengan garis kuning oleh anggota Satpol PP dalam razia gabungan yang digelar Minggu (4/7/2021) malam

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Belasan warung kopi, kafe dan warung makan di Bojonegoro disegel oleh petugas gabungan, Minggu (4/7/2021) malam. Penyegelan dilakukan setelah diketahui melakukan pelanggaran terhadap Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat.

BACA JUGA :  Diantar Suami Layani Panggilan Pijat, Ternyata Istrinya Diperkosa Tiga Pemuda Hingga Pingsan

Petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Disnas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rumah Sakit Bhayangkara dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro sejak Minggu siang melakukan patroli penegakan hukum. Mereka  mengambil tindakan tegas dengan melakukan penyegelan dengan garis polisi tempat warung makan, cafe dan warung kopi (warkop) di kawasan dalam Kota Bojonegoro serta di Kecamatan-Kecamatan.

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menegur pengunjung kafe yang masih nekat nongkrong di masa pandemi PPKM Darurat

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia mengatakan, diberlakukannya PPKM Darurat di hari kedua petugas gabungan melakukan penindakan dengan penyegelan garis polisi ke lima belas tempat, penyegelan tersebut telah melanggar Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021, salah satunya cafe di wilayah Kecamatan Kalitidu yang ramai pengunjung dengan makan ditempat dan cafe tersebut langsung ditutup serta diberi garis polisi.

“Untuk sementara cafe ini ditutup dengan garis polisi karena tidak mengindahkan aturan pemerintah Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021, aturan sudah jelas makanya kita garis polisi dan pemilik café, karyawan dan pengunjung cafe kita lakukan swab antigen,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia Minggu (4/7/2021) malam

Menurutnya, Jajaran TNI-Polri dan instansi terkait sebelumnya sudah melakukan patroli skala besar dengan himbuan atau sosialisasi akan diberlakukan PPKM Darurat, himbuan juga sudah dipertegas melalui media sosial baik facebook, instagram, twitter maupun grup-grup whatsapp.

Kapolres Bojonegoro menambahkan, dalam patroli skala besar ini, petugas gabungan menyisir semua ruas jalan dalam Kota Bojonegoro dan jalan poros Kecamatan. Petugas gabungan juga melakukan penindakan terhadap warga yang tidak menggunakan masker dengan melakukan tipiring berdasarkan Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan Perda Provinsi Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat pasal 49 jo 20a dan pasal 27c.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro dan pelaku usaha untuk mematuhi aturan, kebijakkan pemerintah. Aturan atau kebijakkan ini demi kebaikan bersama sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan perekonomian kembali membaik yang diharapkan,” harap Kapolres Bojonegoro. (rtn)