Kuota SMA/SMK Negeri di Jatim Tersedia 248 Ribu Bangku

Reporter : Redaksi - klikjatim

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Jawa Timur yang dimulai sejak Senin (8/6/2020) menyediakan 248.986 kuota

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Jawa Timur yang dimulai sejak Senin (8/6/2020) menyediakan 248.986 kuota bangku. Hingga Selasa pendaftar yang mengakses PPDB SMA/SMK Jatim tercatat 147.592 siswa. Dan yang sudah diverifikasi mencapai 81.343 siswa.

BACA JUGA :  Kejari Gresik Hentikan Pulbaket Pipanisasi PDAM Gresik

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Kadispendik Jatim), Wahid Wahyudi, menuturkan, masih ada tersedia kuota untuk PPDB SMA dan SMK di Jawa Timur. Untuk itu, ada kesempatan peserta yang sempat mengalami masalah pada tahap I bisa mengakses lagi. Kesalahan upload sebagian besar pendaftar menyertakan surat keterangan lulus, tetapi tidak bertanda tangan kepala sekolah.

“Yang diupload adalah surat keterangan lulus yang ditandatangani oleh kepala sekolah, kalau tidak ada tanda tangan ya salah,” kata Wahid di Surabaya.

Kesalahan kedua adalah, pendaftar mengupload Kartu Keluarga (KK) tapi KK itu kurang dari 1 tahun. Karena masih banyak masyarakat yang sudah tinggal lebih dari 1 tahun tetapi belum punya KK, dan baru mengurus.

“Solusinya karena sudah tinggal lebih dari 1 tahun, bisa mengurus surat domisili dari RT, RW, kelurahan atau kepala desa,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Puslatda New Normal Cabor Renang Jatim Tunjukkan Hasil Optimal

Akibat kesalahan upload tersebut, lanjut Wahid, tidak sedikit pendaftar yang ditolak. Solusinya, orang tua atau calon siswa itu bisa mengunduh PIN, dan memasukkan kembali data yang diminta. Nantinya tidak langsung keluar PIN-nya, diverifikasi dulu oleh petugas, setelah itu baru keluar PIN-nya.

“Makanya kalau pada saat memasukkan pertama itu dia ada di urutan pertama mungkin hitungan menit akan keluar PIN, tapi kalau antreannya panjang ya bisa beberapa jam, bahkan mungkin bisa satu hari, dua hari, baru keluar PIN-nya,” jelasnya. (hen)