Kreatif, Dua Warga Ini Pakai Masker ‘Langka’ Untuk Hindari Razia

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

Seorang perempuan memakai masker dari kertas dan pedagang memakai masker dari tas plastik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Bangkalan – Pasar tradisional menjadi tempat yang rentan terhadap munculnya klaster baru covid-19. Untuk mencegahnya, hal paling mudah adalah dengan memakai masker yang baik dan benar.

BACA JUGA :  Update Corona Jatim 25 April: Positif Tambah 78 Orang, Meninggal 11 Orang

Saat ini, memakai masker menjadi kewajiban bersama untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Memakainya pun harus dengan cara yang baik dan benar. Artinya, tidak hanya sebagai formalitas belaka.

Misalnya seperti yang terjadi di Pasar Tradisional Ki Lemah Duwur, Jalan Halim Perdana Kusuma, Bangkalan, Madura ini. Beberapa pedagang di sana hanya memakai masker saat ada razia saja.

Bahkan, masker yang dikenakan pun bukan masker pada umumnya. Sejumlah pedagang dan pengunjung pasar di sana, ada yang memakai kantong kresek, bahkan sobekan kertas pembungkus ikan sebagai maskernya.

Sedikit lucu memang. Sampai Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun memposting kejadian konyol itu di Instagram miliknya @khofifah.ip pada Jum’at, (18/9/2020) siang.

Dalam video unggahannya itu, Khofifah berpesan agar masyarakat tidak mencontoh apa yang dilakukan para ‘Tretan Madura’ tersebut. “Tretan Madhureh ada-ada saja. Video ini tidak untuk dicontoh ya lur,” kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, kewajiban untuk memakai masker tidak hanya saat ada razia masker saja. Namun, dalam setiap kegiatan, apalagi saat pandemi covid-19 seperti ini, seluruh masyarakat wajib memakai masker.

“Menggunakan masker yang baik dan benar bukan karena takut dirazia, tapi demi melindungi diri sendiri dan orang lain dari covid-19. Demi kebaikan kita bersama,” jelasnya.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, tampak seorang penjual ikan yang tertangkap basah tidak memakai masker sesuai ketentuan yang berlaku. Ia hanya memakai masker yang terbuat dari sobekan kertas.

“Kenapa pakai masker ini,” tanya seorang petugas kepada ibu-ibu penjual ikan dalam video tersebut.

Emak-emak itupun menjawab dengan santai dan menggemaskan. “Gak punya masker lagi. Nyaman, tak luang (enak, tidak berkurang),” ujarnya disambut ketawa pedagang lain.

Sementara pada waktu dan tempat yang sama, tiba-tiba muncul seorang bapak-bapak yang berjalan santai ke arah petugas. Lucunya lagi, masker yang ia kenakan itu terbuat dari kantong kresek putih ukuran 50. Kejadian itu lantas membuat gelak tawa para petugas dan para pengunjung pasar tersebut. “Kurang itu maskernya. Bagus pak kreatif,” saut seseorang dalam video tersebut.

Video yang baru diunggah Khofifah 3 jam yang lalu itu kini sudah ditonton sekitar 27.450 ribu orang, dengan komentar yang beragam.

“Tapi jujur, kebanyakan sekarang pakai masker bukan karena takut corona, tapi karena takut polisi/pol pp,” kata akun @selosopon.

“Yang penting bahagia corona gk bakalan berani mendekat, rajin cuci tangan pakai masker tp hati dn pikiran tertekan dn paranoid ya ketempelan corona,” tulis akun @evylily1. (bro)