Komplotan Maling Konter SPBU dan Toko Asal Surabaya Diringkus Polisi Gresik

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, kepada wartawan dalam rilisnya, Jumat (2/10/2020).

KLIKJATIM.Com | Gresik – Komplotan maling yang beroperasi di sejumlah TKP berhasil diringkus Satreskrim Polres Gresik. Ada 3 pelaku yang diringkus di beberapa lokasi berbeda termasuk puluhan barang bukti hasil kejahatan. Kini para pelaku dan barang bukti diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

BACA JUGA :  Keren, Produktifitas Beras Bumi Reog Tertinggi Se-Jatim

Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing Legiono (34) warga Dukuh Bungkal RT 04  RW 03 Kelurahan SambiKerep Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Kemudian Andi Sugiantoro (21) warga Kandangan Gunung bakti Gg. 02  RT 08 RW 04 Keluarahan Kandangan Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Serta Gunawan Wibisono (23) asal Dukuh  Bungkul RT 02 RW 03 Kelurahan Sambikerep, Kecamatan  Sambikerep, Kota Surabaya.

Mereka beraksi di tiga lokasi yang seluruhnya ada di Kabupaten Gresik. Sasaran pertama adalah konter handpohone AB di Kecamatan Driyorejo. Saat itu Sabtu (29/8/2020), para pelaku membobol konter HP sekitar pukul 09.00. Dalam aksinya ini, para pelaku berhasil membawa kabur 8 unit HP berbagai merek. Tidak hanya HP bermerek  saja, namun uang tunai Rp 24 juta yang disimpan di dalam lemari juga disikat oleh kawanan pelaku.

“Total dari konter HP ini pelaku berhasil membawa kabur barang dan uang tunai dengan total kerugian semuanya mencapai Rp 60 juta,” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, kepada wartawan dalam rilisnya, Jumat (2/10/2020).

Kemudian di lokasi kedua para pelaku beraksi pada 24 Agustus 2020 di dalam kantor SPBU 5461136 di Jln Raya Menganti, Kecamatan Menganti. Dalam aksinya ini, para pelaku membobol kantor SPBU dalam mengobrak-abrik isinya. Para pelaku berhasil membuka brankas penyimpanan uang dan mengambil uang sebesar Rp 6 juta.

“Para pelaku ini bergerak dengan cepat, yakni saat petugas SPBU meninggalkan kantor pelaku masuk ke dalam dan membuka meja kerja yang tidak terkunci. Saat itu penjaga SPBU ke kamar mandi 10 menit kemudian uang setoran penjualan BBM hilang diduga diambil pelaku,” jelas kapolres.

Sementara aksi ketiga dilakukan di Alfamaret Kecamatan Benjeng. Para pelaku membobol gudang minimarket tersebut dan membawa kabur 1.500 bungkus rokok yang disimpan. Pelaku melakukan pencurian dengan menaiki tiang penyangga atap took. Selanjutnya pelaku membuat lubang di ruangan yang terbuat dari gypsum dan mengambil rokok tersebu.

“Pelaku sebelumnya sudah mengamati situasi sekitar minimarket. Sehingga saat penjaga tidak ada para pelaku beraksi dan mengambil ribuan rokok,” jelas AKBP Arief Fitrianto.

Setelah menerima laporan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan ciri-ciri pelaku. Para pelaku ditangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan. Ikut diamankan barang bukti di antaranya 4 buah HP merk Samsung, 5 slop rokok merk Surya Promild, 5 slop rokok merk Surya 16,  5 slop rokok merk Surya Internasional, 6 kaos. 2 celana, 1 sepeda Mio warna putih. 1 buah penggaris besi, 1 buah sendok makan, 2 buah velg berikut ban sepeda motor.

“Para pelaku akan kami jerat dengan pelanggaran Pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 9 tahun,” pungkas Kapolres Gresik. (hen)