Klarifikasi Pemberitaan Kasus Narkoba di Semarang Yang Melibatkan Oknum Persepakbolaan

Reporter : Redaksi - klikjatim

Surat klarifikasi Asosiasi PSSI Kota (Askot) Jakarta Utara terkait pemberitaan kasus narkoba di Semarang yang melibatkan oknum persepakbolaan. (ist)

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Sejumlah oknum di dunia persepakbolaan nasional terlibat kasus narkoba. Untuk menanggapi hal ini, Asosiasi PSSI Kota (Askot) Jakarta Utara telah memberikan klarifikasi terkait pemberitaan kasus narkoba di Semarang Yang melibatkan oknum persepakbolaan.

Klarifikasi itu disampaikan kepada redaksi klikjatim.com berdasarkan surat dengan nomor 021/ASKOT-JU/V/2020 tertanggal 18 Mei 2020. Berikut isi surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum ASKOT PSSI Jakarta Utara, Rachmat Roganda.

BACA JUGA :  Istri Bupati Pasuruan Difitnah Terima Aliran Dana Korupsi Dispora, Oknum LSM Dipolisikan

Dengan Hormat,

Sehubungan dengan pemberitaan pada media televisi, cetak dan online perihal tersebut di atas pada tanggal 18 Mei 2020, maka dengan ini kami, Pengurus ASKOT PSSI Jakarta Utara menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Bahwa Sdr. Dedi A. Manik bukan merupakan lengurus aktif maupun non aktif dalam kepengurusan
ASKOT PSSI Jakarta Utara periode tahun 2019-2023 sebagaimana Surat Keputusan Asosiasi PSSI
Provinsi DKI Jakarta Nomor 26/ASPROV/PSS/DKIXI-2019 Tentang Pengukuhan Pengurus Asosiasi
PSSI Kota Jakarta Utara Periode Tahun 2019-2023; dan Sdr. Dedi A. Manik bukan Mantan Ketua Askot
PSSI Jakarta Utara pada periode sebelumnya.

2. Bahwa berdasarkan penjelasan tersebut di atas, bersama ini kami mohon kepada Bapak/Ibu Pemimpin Redaksi Media Televisi, Cetak dan Online, untuk melakukan klarifikasi dan koreksi atas berta dimaksud, untuk menghindari adanya kekeliruan informasi dan permasalahan di kemudian hari.

BACA JUGA :  Gabungan Komunitas di Kepohbaru Bantu Warga Se-Kecamatan

3. Bahwa Pengurus Askot PSSI Jakarta Utara menjunjung tinggi supremasi hukum dan upaya-upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional RI dan Penegak Hukum lainnya, untuk itu kami Pengurus ASKOT PSSI Jakarta Utara menghimbau agar supremasi hukum harus ditegakkan untuk membuat efek jera kepada siapapun pelakunya.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. (rtn)