Kisah Mbah Sarimin 25 Tahun Hidup Dihutan, Kini Menempati Rumah Layak Huni  

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Sarimin dan keluarga berfoto bersama warga didepan rumahnya yang telah layak huni. Afif/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Selama 25 tahun  Sarimin (83) hidup di tengah hutan Desa Dander Bojonegoro. Bersama istri dan anaknya yang menderita gagar otak tepatnya. Namun kini, mereka menempati rumah layak huni di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Bojonegoro.

“Sebelumnya Mbah Sarimin dan keluarganya tinggal di tengah hutan dengan keadaan rumah yang hampir rubuh tanpa penerangan dan tidak ada sumber air bersih,” kata Ketua Kabar Panceng Didik Ahmad Sihabul Millah, Kamis (14/1/2021)

.Kondisi Mbah Sarimin ini mendapat perhatian warga, khususnya kelompok warga yang tergabung dalam Kabar Panceng. Mereka menggalang dana dan membangunkan rumah layak huni. “Awalnya akan melakukan bedah rumah, tapi karena rumahnya diatas lahan Perhutani, dilarang,” kata Didik.

Setelah dilakukan musyawarah keluarga, rumah untuk mbah Sarimin dibangun diatas tanah milik saudara dari istri Mbah Sarimin. Berada di Desa Sendangharjo Ngasem. “

“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Mbah Sarimin kita buatkan rumah mulai dari nol. Semoga bisa bermanfaat dan membuat hidup Mbah Sarimin dan keluarga menjadi sejahtera,” ucap pria asal Panceng Gresik

Sementara itu Mbah Sarimin tak henti hentinya mengucapkan terimakasih telah membantunya membangunkan rumah yang layak. Bahkan terlihat mewah.

“Terimakasih banyak. Saya sudah tua tidak bisa membuat rumah yang layak. Tapi ternyata masih ada yang perhatian dengan saya.” pungkas Mbah Sarimin di sela-sela peresmian rumahnya sambil menangis bahagia

Dalam acara peresmian tersebut turut hadir Jajaran tim Kabar Panceng , Jajaran pemerintah Desa Sendangharjo dan Dander, Ketua IPNU IPPNU Ranting Sendangharjo dan Keluarga Mbah Sarimin.(rtn)