Kisah Dibalik Suami Bongkar Makam Istri di Ponorogo

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Robyek (50)  warga Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Ponorogo nekat menggali makam istrinya sebanyak dua kali

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Robyek (50)  warga Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Ponorogo nekat menggali makam istrinya sebanyak dua kali. Tidak sekedar ada bisikan gaib saja. Namun ada kisah lain dari Robyek dan Simpen. 

BACA JUGA :  Tak Mau Beli Mobil Dinas Baru, Gus Yani-Bu Min Ingin Berhemat

“Yang jelas juga terlalu cinta. Robyek sangat mencintai istrinya, ” ujar Sekretaris Desa Jonggol, Jumat (26/11/2021). 

Menurutnya, dua sejoli itu selalu berdua. Dimana ada Rubyek disitu juga ada Simpen. Mereka tidak terpisahkan satu sama lain. 

“Keduanya sangat akur. Jarang sekali sampai bertengkar. Rumah saya kan bersebelahan. Jadi tahu bagaimana mereka, ” katanya. 

Terlalu cintanya Rubyek ke istri, membuat tetangga takut jika menyapa Simpen. Karena Rubyek akan cemburu jika ada yang sekedar menyapa Simpen. 

“Anaknya dua. Anak pertama bekerja di Batam. Anak keduanya berada di desa tetangga juga. Jadi tidak ada yang serumah, ” jelasnya. 

Keduanya, jelas dia, jarang menjenguk kedua orang tuanya. Bukan tanpa alasan, karena pernah Rubyek marah kepada kedua anaknya. 

“Pikirannya istrinya mau dibawa anaknya itu. Jadi ya jarang keskmi,” Beber Parni.

Dia mengaku, sebelum Simpen meninggal, keduanya sempat adu mulut. Dia mendengar ada pintu yang dibanting

“Sempat terdengar pintunya yang terbuat dari seng itu dibanting. Itu kejadiannya pagi, ” kata Parni. 

Sorenya diketahui Simpen meninggal dunia di rumah tersebut. Saat meninggal itu Robyek cerita kepada tetangganya kalau istrinya sudah tidak cinta kepada dirinya. Soalnya ditanya sudah tidak mau jawab. 

“Tetangga berinisiatif melihat. Mereka meminta persetujuan Rubyek untuk melihat Simpen. Rupanya sudah meninggal dunia, ” terangnya. 

Saat itu, Rubyek sempat tidak percaya jika istrinya meninggal. Dia mengaku jika Rubyek masih berkeyakinan istrinya  hanya sedang marah kepada dirinya. 

Para tetangga pelan-pelan  memberikan pengertian kepada Robyek yang akhirnya Robyek menerima dan tidak melawan.

“Awalnya mau dimandikan juga tidak boleh. Lama-lama dia cuma diam saja, melihat,” jelas Parni.

Saat pemakaman, Robyek juga tidak ikut ke kuburan dan hanya berdiam diri di dalam rumah.

Meninggalnya sang istri ini lah yang memicu gangguan kejiwaan Robyek menjadi kambuh dan sering berhalusinasi bahwa istrinya masih hidup.

Sebelumnya, Seorang suami di Ponorogo kembali menggali kuburan istrinya yang telah meninggal karena mengaku mendengar bisikan gaib.

Suami itu bernama Robyek (50), warga Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

Kepala Desa Jonggol, Supriyadi membenarkan salah satu warganya yaitu Robyek menggali kuburan istrinya yang bernama Simpen.

“Ada warga saya menggali kuburan istrinya yang telah meninggal pada Oktober lalu,” ujarnya, Rabu (24/11/2021).

Ia menyebutkan, Robyek mengaku melakukan pembongkaran setelah mengaku mendengar bisikan gaib.

“Jadi dia dapat bisikan lewat mimpi untuk menggali kuburan istrinya lagi,” ujar dia. (rtn)