Kesal Tak Mau Diajak Main Ranjang, Suami Asal Tuban Tega Aniaya Istri Sirinya di Gresik

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Tersangka saat diinterogasi Kapolsek Manyar, Iptu Bima Sakti Pria Laksana dengan didampingi Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Ekwan Hudin. (Faiz /klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Hasrat Tarsam (47), warga asal Dusun Tremnul RT 07 RW 03 Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban untuk main di atas ranjang dengan istrinya telah berakhir di sel tahanan Polsek Manyar, Gresik. Itu menyusul setelah istri sirinya Dewi Yuliani (35), warga Dukuh RT 02 RW 03 Desa Dukuhtunggal, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan tak mau diajak making love (ML) atau berhubungan badan. Sehingga penolakan itu sontak membuat Tarsam emosi dan kebablasan menganiaya korban Dewi Yuliani.

BACA JUGA :  UMKM di Pasuruan Diorder 1,5 Juta Masker, di Tengah Jalan Tinggal 1 Juta Masker

Insiden kekerasan oleh pelaku terjadi di indekos istrinya, yaitu di Dusun Sekarsari, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Tepatnya sekitar pukul 14.30 WIB, pada Minggu (31/1/2021) lalu.

Kapolsek Manyar, Iptu Bima Sakti Pria Laksana menjelaskan, saat itu korban didatangi oleh pelaku yang merupakan suami sirinya di Indekos. Pelaku berniat minta jatah untuk bisa berhubungan badan dengan istrinya. Namun harapan itu berakhir dengan isapan jempol, karena korban menolak diajak bermain ‘kuda-kudaan’ di atas ranjang. 

“Karena ditolak, pelaku kemudian memaksa mencium korban hingga terjadi kekerasan fisik oleh korban, dengan mendorong korban hingga tubuh dan kepala korban terbentur ke dinding,” ungkap Bima, Senin (8/2/2021). 

Tidak sampai hanya di situ. Lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Trenggalek ini, pelaku juga sempat menggigit tangan kanan korban sehingga mengakibatkan luka. 

“Korban mengalami luka gigitan pada telapak tangan sebelah kanan, siku tangan sebelah kanan, kepala belakang mengalami kesakitan, dan pelaku sempat meremas payudara korban dan saat berebut kunci kamar kos celana korban mengalami robek. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar,” beber Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Ekwan Hudin. 

Selanjutnya anggota Unit Reskrim Polsek Manyar langsung melakukan penyelidikan. Pada Rabu (3/2/2021) kemarin, pelaku Tarsam pun diamankan saat berada di Warung Kopi Bu Min Desa Peganden, Kecamatan Manyar sekitar pukul 12.00 WIB.

Polisi juga mengamankan barang bukti satu lembar VER Luka korban Dewi Yuliani dan satu celana pendek warna merah. 

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang penganiayaan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan. (nul)