Kesadaran Prokes Lemah, Kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan Ada Kenaikan

Reporter : Redaksi - klikjatim

Ilustrasi kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Salah satunya di Kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA :  Pemilik Toko Kelontong Modern di Surabaya Penghasilannya Meningkat Setelah Gabung GrabMart

Sesuai data yang didapatkan menyebut kenaikan mulai signifikan sejak Jumat (11/6/2021). Ketika itu ada 11 warga terkonfirmasi positif Covid-19, kemudian tambah lagi 10 pada hari berikutnya.

Sebaran warga yang terpapar Covid-19 ini mulai dari ibu rumah tangga, santri, petani hingga karyawan perusahaan. Sebagian besar mereka berjenis kelamin perempuan.

“Mereka dirawat RS Prima Husada, RSUD Bangil dan ada yang di RS Umum Pusdik Polri Porong,” kata Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad, Minggu (13/6/2021) seperti yang dilansir news.detik.com.

Lonjakan terjadi karena beberapa faktor. Antara lain mulai rendahnya disiplin protokol kesehatan (prokes) di tengah masyarakat, serta dampak liburan lebaran Idul Fitri 2021.

“Kami minta warga semakin disiplin protokol kesehatan, jangan lengah. Hindari kerumunan dan acara-acara yang menimbulkan kerumunan. Terutama saat ini rawan ada nobar (nonton bersama) Piala Eropa,” jelasnya.

Karena itu, Satgas Covid-19 mengimbau warga agar terus menerapkan disiplin prokes.

Adapun diketahui bahwa total kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan hingga Sabtu (12/6/2021) tercatat 3.718 orang. Sebanyak 3.355 orang di antaranya sembuh, 38 dalam perawatan dan 315 orang meninggal dunia. (nul)