Kerusakan di Jalan Raya Kwangsan Sedati Akhirnya Diperbaiki

Reporter : Catur Rini - klikjatim.com

Kondisi jalan raya Kwangsan, Sedati, Sidoarjo. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Setelah dinilai lelet oleh Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Alam (DPU-BMSDA) setempat akhirnya memperbaiki jalan rusak di Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kamis (7/1/2021). Pekerjaan tahap pertama dimulai dengan pengurugan sirtu. Tapi sayangnya, pekerjaan tidak bisa diteruskan sampai selesai karena tiba-tiba hujan turun.

BACA JUGA :  Memprihatinkan, 47 Persen Warga Surabaya Golput di Pilwali 2020

“Hari ini sudah mulai ada pengerjaan di jalan Kwangsan, sudah dilakukan pengurugan sirtu tapi cuaca tidak mendukung. Siang sudah turun hujan lebat sampai menjelang maghrib masih hujan. Terpaksa pengerjaan dihentikan menunggu hujan reda,” ujar Pj Bupati Hudiyono, setelah mendapatkan laporan pekerjaan salah satu titik jalan rusak yang sempat disorotinya.

Meski dalam pekerjaan tahap pertama terjadi kendali, tapi Pj Bupati meminta dinas terkait untuk mengupayakan perbaikan di jalan Kwangsan ini bisa segera selesai. Minimal jalan yang berlubang bisa segera tertutup aspal dan jangka panjangnya akan dilakukan pengecoran seperti jalan Damarsih, Kecamatan Buduran.

“Kita usahakan jalan yang berlubang itu ditutup dulu dengan aspal. Nanti jangka panjangnya kita beton agar tidak lagi rusak,” imbuhnya.

Rencananya pekerjaan akan dilanjutkan kembali Jum’at (8/1/2021). Dan targetnya bisa selesai sekitar satu Minggu.

“Kalau tidak ada kendala cuaca, targetnya selesai sekitar satu Minggu,” tambahnya.

Sementara itu, pengguna jalan bernama Suhendra mengaku khawatir saat melintas di jalan raya yang rusak. Karena kondisinya berlubang cukup dalam dan lebar.

Dengan dimulainya perbaikan yang diawali pengurugan ini sangat membantu, agar pengendara sepeda motor ketika melintas tidak was-was lagi.

“Sudah lega karena ada tindakan dari Pemkab Sidoarjo, kemarin lubangnya sangat banyak sehingga membahayakan pengendara yang lewat. Kalau bisa segera ditutup aspal lubangnya,” harap pria berusia 43 tahun tersebut. (nul)