Keroyok Anggota TNI, 9 Pemabuk Asal Pakis Harus Buka Bersama di Dalam Tahanan Polres Malang

Reporter : Ali Ibrahim - klikjatim.com

Sebahian pelaku pengeroyokan anggota TNI saat diamankan di Mapolsek Pakis Malang

KLIKJATIM.Com | Malang – Sebanyak 9 orang pemabuk mengeroyok seorang anggota TNI di Jalan Melati 1, Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (21/4/2021). Akibat kejadian ini, Kopda SP, anggota TNI mengalami luka lebam, sementara lima orang pemabuk diangkut polisi ke Mapolres Malang untuk mengikuti buka bersama di dalam sel penjara.

BACA JUGA :  Hasil E-Parkir Parkiran Stadion Gajayana Lebihi Target 3 Kali Lipat

 

Dari 9 pelaku pengeroyokan, 5 di antaranya sudah berhasil diamankan. Masing-masing berinisial DK (22), PJ (48), AAR (22), SY (44), SR/D (25), seluruhnya warga Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis, Malang. Sementara empat rekannya menyusul ditahan beberapa saat kemudian  yakni SW, HT, NN dan R. 

Kejadian pengeroyokan itu terjadi Rabu malang sekitar pukul 21.00. Awalnya korban sedang mengantarkan istrinya mengendarai kendaraan Avanza warna silver.  mengirim telur ke pengepul di Dusun Nusantoro, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis.

Setelah mengantarkan telur, sekitar pukul 22.00 WIB, korban pulang dengan berkendara dari arah timur ke barat. Dia pun melintasi Jalan Melati 1 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis. Kemudian, salah satu terduga pelaku pengeroyokan yang berinisial D sedang mengobrol dan berjalan dengan perempuan.

Hanya saja, D dan perempuan itu berjalan agak ke tengah. Sehingga menghalangi jalan kendaraan Kopda Suprapto. Tahu ada mobil lewat dan sedikit mendekat, D yang mabuk bukannya minggir malah memukul spion mobil Avanza sisi kiri milik Kopda SP.

Sempat terjadi adu mulut antara D dan Kopda SP, hingga tiba-tiba pelaku memanggil 8 rekannya yang sedang menggelar pesta miras. Sehingga terjadi perkelahian dan Kopda SP. Tetapi Kopda SP kewalahan karena yang mengeroyok 5 orang.

Mengetahui adanya perkelahian tersebut, Ketua RT setempat di Jalan Melati 1 Desa Sekarpuro, membantu Kopda SP. Ketua RT setempat juga melindungi Kopda SP dengan membawanya ke rumahnya. Laporan kejadian pengeroyokan pun terkirim ke Polsek Pakis.

Kapolsek Pakis AKP Moch Lutfi membenarkan adanya pengeroyokan itu. Kopda SP mengalami lebam pada mata sebelah kiri dan kepala bagian belakang. “Benar ada kejadian itu,” singkat Lutfi. (ris)