Keracunan di Ngawi, 1 Balita Dirujuk ke RSUD dr Soeroto Ngawi

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Korban keracunan akibat makan masakan hajatan diangkut mobil ambulan

KLIKJATIM.Com | Ngawi – Sebanyak 1 balita korban keracunan makanan asal Desa Sukiwiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeroto Ngawi, Senin (21/6/2021). 

BACA JUGA :  Petrokimia Gresik Dorong Realisasi Penebusan Pupuk Bersubsidi Petroganik Sesuai Target

“Dari 8 yang dirawat di Puskesmas Padas, 1 balita kami evakuasi ke RSUD dr Soeroto, ” ujar Kapolres Ngaei, AKBP I Wayan Winaya di Puskesmas Padas, Senin sore. 

Dia mengaku, balita tersebut terpaksa segera dirujuk karena kondisinya terus memburuk. Sedangkan peralatan dan fasilitas di Puskesmas Padas masih belum lengkap dibanding di RSUD dr Soeroto. 

Sementara, 7 warga lain yang kondisinya masih belum bisa dikatakan stabil. “Kami masih stanby di Puskesmas maupun Desa. Sewaktu-waktu kalau ada yang perlu evakuasi, ” kata. 

Dia mengaku, anggota Sat Reskrim Polres Ngawi juga melakukan lidik di lokasi. Dari informasi yang ada, sebanyak 50 kotak dibagi kepada warga. “Yang keracunan juga 50 orang. Ada yang serumah 2 orang. Ada juga yang belum dimakan sama sekali, ” tambah AKBP Wayan. 

Di sisi lain, Bidan Desa, Galuh Wiyati mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak desa. Ambulans milik Puskesmas Padas juga ditaruh di desa setempat. “Jaga-jaga saja. Kalau ada penambahan korban, ” sambung Galuh. 

Dia menyebut, dari keterangan korban rata-rata memang makan nasi kotak yang dibagikan dalam acara syukuran 3 bulanan. Mereka  makan sedikit atau banyak keracunan. 

“Makan keringnya saja keracunan, nasinya juga. Apalagi makan satu kotak. Itu yang membedakan tingkat keracunannya parah atau tidak, ” pungkasnya. 

Sebelumnya, Puluhan warga Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi diduga keracunan nasi kotak hajatan tiga bulanan bayi. Bahkan 8 warga harus dirawat intensif di Puskesmas Padas, Senin (21/6/2021). (rtn)