Kepala Sekolah Cabuli Guru Ditahan Polres Bangkalan

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Kapolres Bangkalan AKBP Rama. (ist)

KLIKJATIM.Com | Bangkalan – Reskrim Polres Bangkalanmenahan oknum kepala sekolah berinisial MS (44). Warga Desa Bragang Kecamatan Klampis itu diduga telah melakukan pencabulan terhadap korban NS (23) guru TK-PAUD di Kecamatan Klampis.

“Kita sudah mengumpulkan dua alat bukti yang cukup, sehingga kita tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka pada hari Kamis minggu lalu. setelah itu kita lakukan pemanggilan, pada panggilan pertama tersangka tidak hadir, tadi malam yang bersangkutan memenuhi panggilan dan kita periksa maraton 1 x 24  diperiksa sebagai tersangka dan pagi ini kita lakukan penahanan,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (6/8/2020).

BACA JUGA :  Kasatreskrim Polres Bojonegoro Dijabat AKP Iwan Hari Poerwanto

Ditambahkan, kasus pencabulan ini terjadi pada bulan Juli 2020 lalu di ruangan kepala sekolah. Kemudian korban melaporkan dugaan pencabulan tersebut ke Mapolsek Klampis. “Karena kasus ini adalah atensi maka proses selanjutnya kita tarik ke Satreskrim Polres Bangkalan,” jelas Kapolres Bangkalan.

AKBP Rama menjelaskan, berdasarkan serangkaian upaya penyelidikan dan penyidikan telah ditemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan terlapor sebagai tersangka, MS (44) warga desa Bragang kecamatan Klampis.

“BB yang kita amankan 1 buah kemeja warna coklat motif garis dengan bekas robekan, robekan ini merupakan bukti petunjuk bahwa korban pada saat dilakukan kejahatan melakukan perlawanan sehingga bajunya robek lalu kemudian korban keluar dari ruangan dan ketemu dengan saksi yang lain dan ini semua kita periksa,” terangnya.

BACA JUGA :  Sebulan Beroperasi, Dealer Motor Piaggio Vespa Surabaya Terbakar

Ditambahkan Rama, pada saat dilakukan pemeriksaan tersangka tidak mengakui perbuatannya. “Sampai hari ini tersangka tidak mengakui, tapi saya sampaikan ngak apa apa itu adalah hak tersangka, tapi kami secara profesional dan proposional menguatkan dua alat bukti dan menetapkan sebagai tersangka,” imbuhnya.

Atas kasus dugaan pencabulan itu, tersangka MS dijerat dengan pasal 289 KUHP. “Ancaman hukuman maksimal 9 tahun  penjara,” pungkasnya. (bro)