Kasus Covid-19 di Lamongan Meningkat, Bupati Yes Minta Satgas di Desa Dioptimalkan

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Lamongan—Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES), Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf. Sidik Wiyono, dan Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana melakukan Apel Gelar Pasukan di Halaman Pemkab Lamongan, Selasa (8/6/2021). Apel guna mengukur kesiapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di wilayah Kabupaten Lamongan.

BACA JUGA :  Januari-Agustus 2020, Empat Juta Rokok Ilegal di Pasuruan Gagal Beredar

Melalui momen Apel Gelar Pasukan ini, seluruh jajaran yang terkait penanganan Covid 19 diingatkan kembali tentang tanggung jawabnya dalam menjaga masyarakat dari bahaya Covid 19, serta pentingnya melakukan konsolidasi dan membangun soliditas antar jajaran agar terjadi sinergi yang kuat selama penanganan.

“Beberapa hari ini terjadi fenomena peningkatan kasus covid 19, untuk itu perlu kita tingkatkan kesiapsiagaan kepada masyarakat bahwa Covid 19 belum selesai. Sudah menjadi tugas kita untuk menguatkan, mengingatkan, dan mensosialisasikan kepada masyarakat yang mulai lalai dalam melaksanakan protokol kesehatan,” ujar YES.

Peristiwa Sidodowo, lanjut YES, harus menjadi peringatan untuk bersinergi dalam melakukan pencegahan menyebarnya Covid 19. Bahkan, sinergi itu juga diperlukan dalam mempercepat penanganan covid 19 agar tidak terdapat kasus baru. YES berharap, kasus yang sudah ada agar segera ditangani, terselesaikan, serta tidak semakin menjalar ke wilayah lain.

“Terus optimalkan satgas di desa desa, PPKM Mikro terus dikuatkan, jangan sampai menurun, tidak boleh kendor, penyekatan juga harus dilakukan secara masif. Operasi protokol kesehatan agar tidak hanya dilakukan di kota saja tapi juga di tempat lain. Kita lakukan pencegahan dini agar tidak terus terjadi peningkatan,” sambung YES.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf. Sidik Wiyono menambahkan, fokus utama kesiapan PPKM Mikro kali ini adalah Kecamatan Modo, khususnya Desa Sidodowo dan Jatipayak. “Disiplin protokol kesehatan adalah kunci. Kita tidak boleh lengah atau lemah, selalu waspada dan bersinergi bersama mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin,” ungkap Sidik Wiyono.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengajak seluruh jajaran yang bertanggungjawab dalam penanganan Covid 19 di Lamongan untuk memberikan info yang benar, juga mengajak masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. “Kita adalah penjuru dari kegiatan Covid, berikan info yang benar, dan ajak masyarakat untuk patuh protokol kesehatan demi kepentingan seluruh masyarakat, berikan yang terbaik untuk masyarakat Lamongan,” tegas Miko.

Dalam Apel tersebut, terdapat penyerahan bantuan sembako berupa 2 ton beras dari Yayasan Budha Tsu Chi, 4000 masker, juga 100 karton mie instan dari Polres. Penyerahan bantuan itu dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda Desa Sidodowo Kecamatan Modo.