Kapolres Bojonegoro Kumpulkan Ulama dan Pendeta, Ada Apa?

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro–Untuk meningkatkan kualitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Polres Bojonegoro menggelar sarasehan Da’i Kamtibmas, bertempat di Pondok Pesantren Al Rosyid, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Kamis (4/3/2021).

BACA JUGA :  Bupati Anna; Ibu sebagai Pengawas dan Pendidik Keluarga

Dengan tema “Sinergi Da’i Untuk Ketentraman Negeri” Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia mengatakan, dengan digelarnya sarasehan Da’i Kamtibmas adalah untuk menjalin silaturahmi, berkolaborasi dan bersinergi dalam mewujudkan Kamtibmas di wilayah Bojonegoro yang aman, damai dan kondusif.

Selain itu, tingkat toleransi umat beragama masyarakat di Kabupaten Bojonegoro tidak terlepas dari peran para ulama, dai dan pendeta kamtibmas yang terhimpun di Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) . “Adanya kegiatan Sarasehan Da’i dan Pendeta Kamtibmas ini, bisa saling bersinergi, berkolaborasi antara Polri dengan tokoh-tokoh agama dan turut serta mensosialisasikan himbuan Kamtibmas saat disela-sela kegiatan keagamaan,” tandas Kapolres Bojonegoro.

Menurut Pandia, para Da’i dan Pendeta Kamtibmas sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk mensosialisasikan protokol kesehatan kepada jamaah atau jemaatnya tetap mematuhi protokol kesehatan selama wabah covid-19 masih berlangsung. Para Da’i dan Pendeta Kamtibmas turut mendukung adanya program posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro.

“Kedepan posko PPKM tidak hanya menangani masalah Covid-19 saja, selain itu posko PPKM menjadikan posko penyelesaian masalah, anti narkoba dan posko Pancasila untuk meningkatkan rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ucap AKBP EG Pandia.

Sementara itu, Ketua FKUB Bojonegoro, KH. Alamul Huda menyampaikan, para Dai dan Pendeta Kamtibmas selalu mendukung program Polres Bojonegoro dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro sesuai dengan Jargon ASTUTI (Agunge Sikap Tulung Tinulung).  

“Kami mewakili para Da’i dan Pendeta Kamtibmas mengapresiasi kepada Polres Bojonegoro yang selalu mendukung kegiatan Dai dan Pendeta Kamtibmas. Kami akan mensosialisasi baik himbuan Kamtibmas, protokol kesehatan dan pemahaman agama maupun pemahaman sosial kepada anak-anak muda untuk turut serta menjaga kondusifitas keamanan Bojonegoro untuk tidak melakukan perbuatan kriminalitas,” pungkas Gus Huda panggilan akrabnya.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kesepakatan bersama Forum Grup Diskusi (FGD) Da’i dan Pendeta Kamtibmas dengan Polres Bojonegoro yang dipimpin oleh Pembinaan Dai Kamtibmas Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda.

Dalam Sarasehan Da’i Kamtibmas dihadiri Kapolres Bojonegoro, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, Para Pejabat Utama Polres Bojonegoro, Para Dai Kamtibmas dan Pendeta Kamtibmas Polres Bojonegoro, Kapolsek jajaran dan elemen masyarakat lainnya. (mkr)