Kapal Api Bagikan 70 Ribu Masker Gratis kepada Warga Sekitar Perusahaan

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—PT Santos Jaya Abadi produsen kopi Kapal Api membangikan 70 ribu masker gratis kepada warga di Kabupaten Sidoarjo. Pembagian masker itu diberikan dalam rangka peringatan HUT RI ke-75 melalui program corporate sher value (CSV).

Pembagian masker disalurkan kepada lima desa di sekitar perusahaan. Salah satu desa tersebut adalah Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman yang mendapat jatah masker sebanyak 24 ribu buah. General Affair Coordinator PT Santos Jaya Abadi Amalia Melany menyerahkan secara simbolis masker tersebut kepada PJ Kades Bringinbendo Ineke Dwi Setyawati di balai desa setempat, Jumat (14/8/2020).

BACA JUGA :  Wabup Banyuwangi Sugirah Positif Covid-19

Amalia mengatakan pembagian masker tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19 khususnya di lima desa yang berdekatan dengan lokasi pabrik yang ada di Kecamatan Taman Sidoarjo.

“Di Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman kami membagikan 24 ribu masker nonmedis. Total kami membuat 70 ribu masker nonmedis yang pembuatannya melibatkan 40 warga di tiga desa sekitar. Nantinya masker-masker tersebut juga dididtribusikan kembali kepada warga. Masing-masing warga mendapatkan dua buah masker,” terang Amalia. Amalia menambahkan tujuan melibatkan warga untuk membuat masker tersebut adalah pemberdayaan ekonomi warga sekitar yang terdampak pandemi covid-19.

“Saat ini memakai masker merupakan cara ampuh untuk menangkal penyebaran virus korona. Kami berharap protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak diterapkan secara disiplin,” imbuh Amalia.

BACA JUGA :  Camat Gempol Bakal Panggil Sejumlah Pihak Terkait Pengisian Perangkat Desa Ngerong

Sementara itu PJ Kades Bringinbendo Ineke Dwi Setyawati menyambut baik pembagian masker dari PT Santos Jaya Abadi. “Sebelumnya warga kami yang terpapar covid-19 berjumlah 14 orang. Sekarang tinggal dua orang yang masih dalam proses penyembuhan. Dengan pembagian masker ini diharapkan warga disiplin memakainya agar tidak ada lagi sebaran virus ini di desa kami,” jelas Ineke.

Ineke juga berharap pandemi covid-19 segera berakhir agar geliat ekonomi warganya segera pulih bahkan lebih baik dibandingkan sebelum adanya pandemi. (mkr)