Kakek Korban Pembacokan Balongbendo, Susul Pasangannya Masuk Liang Kubur

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Misto ( 56), laki-laki yang ditemukan bersimbah darah bersama Seniwati (56), seorang janda di kamar rumah perempuan itu di Desa Wonokupang Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pekan lalu, akhirnya meninggal dunia menyusul sang kekasih, Jumat (12/2/2021) sore.
BACA JUGA :  Kejutan Wali Kota Batu 'Hajar' Anggota AMSI Dengan Susur Kebun Sepanjang 3 Km
Misto meninggal dunia saat dirawat di RS Anwar Medika Krian Sidoarjo. Sebelum meninggal, kondisi warga Desa Watesari Balongbendo, Sidoarjo itu sempat membaik. Namun, Jumat siang, kondisinya mendadak menurun dan meninggal dunia sore harinya. Keluarga kemudian membawa pulang jenazah korban untuk dimakamkan di makam desanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Seniwati dan Misto  dianiaya oleh Jupri (59) pada Hari Sabtu (6/2) lalu. Hati Jupri yang mengaku sebagai kekasih Seniwati ini terbakar api cemburu,  karena mendapati keduanya berada di dalam kamar janda tiga anak tersebut.
Akibat penganiayaan dengan menggunakan linggis tersebut, Seniwati dan Misto terluka parah. Seniwati akhirnya meninggal dunia pada Hari Kamis (11/2/2021) pagi, setelah empat hari dirawat di RSUD Sidoarjo. Sedangkan Misto menyusul meninggal dunia pagi ini.
Kapolsek Balongbendo, Kompol Ari Priyambodo menegaskan, dengan meninggalnya kedua korban, pasal yang disangkakan kepada tersangka Jupri berubah, dari pasal 351 ayat 2 menjadi pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Korban Misto sudah dibawa Pulang keluarganya untuk dimakamkan, sementara tersangka saat ini masih ditahan di sel tahanan Polresta Sidoarjo,” ujar Kompol  Ari Priyambodo. (bro)