Kajari Bangkalan Bertekad Raih Predikat WBBM, Berikut Upaya yang Dilakukan

Reporter : Suryadi Arfa - klikjatim.com

Kajari Bangkalan, Candra Saptaji saat melakukan penandatangan pencanangan menuju WBBM. (Suryadi Arfa/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bangkalan – Tekad Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan untuk memperoleh Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2021 semakin bulat. Terbukti berbagai upaya pun dilakukan, salah satunya dengan pencanangan pembangunan zona integritas Kejari Bangkalan dalam mempertahankan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju wilayah WBBM. Ditambah lagi dengan melakukan berbagai kegiatan, serta optimalisasi pelayanan dan fasilitas.

BACA JUGA :  Pererat Hubungan Lintas Etnis, Sejumlah Perwakilan Suku di Gresik Berkumpul

Kepala Kejari (Kajari) Bangkalan, Candra Saptaji menuturkan, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas integritas masing-masing individu, yang mempunyai relevansi dalam peningkatan kapasitas maupun kualitas integritas dari organisasi. Dan setiap individu juga berkomitmen untuk menjalankan tugasnya secara maksimal.

Perlu diketahui, zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mempertahankan WBK menuju WBBM melalui reformasi birokrasi. Khususnya dalam pencanangan dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, efisien, pelayanan prima dan memuaskan ini juga merupakan salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi,” ujar Kajari Bangkalan dalam sambutannya, Rabu (7/4/2021).

Candra juga menegaskan, pencanangan pembangunan zona integritas merupakan upaya penting. Karena mencerminkan tekad dan komitmen untuk menjadikan Kejari Bangkalan menjadi zona yang berintegritas sebagai wilayah bebas dari korupsi serta wilayah birokrasi bersih dan melayani.

“Langkah-langkah yang sudah kita lakukan hingga saat ini pencanangan integritas dari pimpinan dan seluruh pegawai, perbaikan karakter SDM (Sumber Daya Manusia), persamaan persepsi, dan pembenahan dari sektor sarana dan prasarana,” tutupnya.

Sementara itu Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengaku, sangat mendukung sekaligus mengapresiasi kinerja dan usaha yang sudah dilakukan Kejari setempat untuk mendapatkan predikat WBBM. Dia berharap, ke depannya Kejari Bangkalan semakin profesional, berintegritas, bekerja keras, berkomitmen dan bekerja hingga mampu menjadi pilar reformasi birokrasi yang saat ini menjadi tuntunan publik.

“Zona integritas menjadi indikator penting bagi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu pengembangan lembaga pemerintahan yang efektif akuntabel dan transparan,” urainya. (nul)