Kadinkes Jatim Minta Para Santri ‘Manut Kiai’ Soal Protokol Kesehatan * Pesan Untuk Santri PP Bahrul Ulum Jombang

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

Kadinkes Jatim saat kunjungan di PP Bahrul Ulum Jombang. (Sohibul Anwar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Setelah sekian lama diliburkan, santri Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang bisa bernafas lega. Sebab, per 1 Juli 2020, ponpes kembali dibuka.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Herlin Ferliana meminta agar para santri Ponpes Bahrul Ulum “manut kyai” soal disiplin mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA :  DPO Curas Asal Mojokerto Dibekuk Polisi Gresik

Menurutnya, untuk bisa menghentikan penularan Covid-19, kunci utamanya yaitu semua harus mematuhi protokol kesehatan, tak terkecuali para santri di Ponpes Bahrul Ulum.

“Pada saat kita tidak bisa menghindari kerumunan seperti di pesantren ini, maka kita harus benar-benar disiplin. Karena disiplin adalah imunisasi buat kita untuk protokol kesehatan,” ujar Herlin kepada Klikjatim.com, Sabtu (4/7/2020).

Ia juga menegaskan, mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker menjadi kewajiban bagi setiap santri.

“Saya titip untuk adek-adek santri ayo kita jaga teman kita agar tidak tertular, ayo jaga diri kita agar tidak tertular, ayo kita jaga guru kita,” pintanya.

BACA JUGA :  Histeris Saksikan Rumah Dieksekusi, Janda Sidoarjo Komat-kamit Baca Doa : Lihat Saja, Hak Orang Dirampas

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto mengapresiasi Ponpes Bahrul Ulum yang telah menjadi ponpes percontohan dengan penerapan protokol kesehatan dengan baik.

“Keputusan para kyai begitu bijak dan tepat, sehingga dengan dibukanya ponpes ini, pendidikan dan pengajian bisa dlaksanakan sesuai yang dikehendaki oleh para sesepuh,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Menkes juga memberikan sejumlah bantuan yang diperlukan Ponpes. “Kami membawa bantuan apa yang dibutuhkan Ponpes. Maaf jika belum maksimal,” tutupnya. (bro)