Jika Ada Pegawai Positif Covid-19, Pemkab Jember Akan Lakukan Penutupan Kantor Sementara

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

Plt Bupati Jember, KH Abdul Muqit Arief. (ist)

KLIKJATIM.Com | Jember – Plt Bupati Jember, KH Abdul Muqit Arief mengatakan, pihaknya akan menutup sementara gedung perkantoran pemerintah daerah (Pemda) setempat jika ada pegawai yang terpapar Covid-19. Kebijakan ini diambil demi kebaikan bersama dan segera dilakukan sterilisasi.

BACA JUGA :  Petani Tuban Tanam Pisang di Lahan Pasca Tambang SIG, Hasilnya Sungguh Memuaskan

“Semua perkantoran di bawah naungan Pemkab Jember (akan) ditutup sementara waktu, bila ada pegawainya terkena Covid-19 dan segera dilakukan sterilisasi. Hal ini bertujuan untuk menghindari, agar virus tersebut tidak meluas kemana mana,” ungkap Plt Bupati Muqit Arief.

Selain penyemprotan disinfektan, satgas penanganan Covid-19 juga akan melakukan 3T (tracing, testing dan treatment). Kemudian untuk pegawai yang dinyatakan positif Covid-19 harus menjalani isolasi 14 hari. Dan selama masa isolasi harus membatasi aktivitas dan tidak diizinkan bekerja di dalam kantor.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jember, untuk jumlah kasus virus corona di daerah setempat totalnya mencapai 2.383 kasus. Rinciannya ada 1.728 pasien dinyatakan sembuh, 548 pasien masih isolasi perawatan, dan 107 pasien meninggal dunia.

“Dalam suasana pandemi Covid-19 saat ini, kami berharap agar masyarakat Jember senantiasa mematuhi protokol kesehatan dengan pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan,” harap Plt Bupati Jember. (nul)