Janda 44 Tahun Curi HP di Pasar Sekapuk

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Tersangka saat diamankan di Mapolres Gresik. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Warga yang belanja di pasar harus lebih mewspadai barang bawaan. Apalagi, barang yang memiliki nilai jual mahal. Aksi pencurian tidak mengenal tempat dan waktu terjadi di Pasar Sekapuk, Ujungpangkah, Gresik.

BACA JUGA :  Pembobol Rumah Dosen Unesa Berhasil Diringkus Polisi

Ibu rumah tangga  berusia 44 tahun diringkus polisi usai kedapatan mencuri smartphone keluaran tahun 2020. Dia diamankan dirumahnya di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. Muhaini digelandang menuju Mapolres Gresik oleh korps Bhayangkara.

Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana pencurian. Tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. Tersangka yang diketahui seorang janda ini hanyalah seorang ibu rumah tangga.

BACA JUGA :  Kapolsek Baureno Diganti Kanit Binmas Polsek Kedungadem

Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik, Ipda Daniel Napitupulu mengatakan tersangka diketahui melakukan aksi pencurian di pasar Sekapuk, Ujungpangkah pada Januari lalu, tepatnya Rabu (17/1/2020). Dia beraksi seorang diri. Spontanitas mencuri smarthpone pengunjung pasar. Padahal kondisi pasar cukup ramai. Usai mendapatkan barang curian itu dia malah menjual handphone miliknya sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Smartphone yang dicuri itu dipakainya setiap hari,” ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Nah, selama hampir sebulan, tersangka menggunakan smartphone curian untuk aktivitas sehari-hari. Maklum saja smartphone asal China ini memiliki spesifikasi yang mumpuni. Seperti empat kamera belakang dengan 12 MP. Smartphone berwarna hitam ini tak kunjung dijual oleh tersangka.

“Kita amankan beserta barang bukti. Saat kita amankan dia mengakui melakukan aksi pencurian itu karena faktor ekonomi, dan baru sekali ini melakukan pencurian” ujar Daniel. (iz/bro)