Jabatan Perangkat Desa di Bojonegoro Dihargai Rp 50 Juta, Bukti Kwitansi Diserahkan Polisi

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro–Seleksi perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro diduga diwarnai praktik jual beli kursi. Dugaan jual beli kursi perangkat desa itu terjadi di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam.

BACA JUGA :  Seleksi Perguruan Tinggi Bakal Mundur Dari Jadwal

Kamis (26/11/2020) Anam Warsito selaku kuasa hukum warga menyerahkan bukti kwitansi dugaan adanya praktik jual beli kursi perangkat desa. Pada kwitansi tersebut, tertulis nominal uang Rp 50 juta untuk kursi jabatan kepala seksi (kasi) kesejahteraan di pemerintahan desa.

“Ini Akan Jadikan Kasi Kesejahteraan,” begitu bunyi tulisan yang ada dalam kwitansi yang diserahkan kepada penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bojonegoro.

Diduga, kwitansi tersebut diterima dari seorang calon perangkat desa atas nama Muntari. Pada kwitansi juga tertempel materai 6.000. Sayangnya tak ada nama Muntari saat penguman hasil tes ujian perangkat di Desa Ngraho.

“Hari ini saya akan menyerahkan bukti kwitansi tersebut ke penyidik polres Bojonegoro,” ujar Anam Warsito selaku kuasa hukum dua warga Desa Ngraho yang melapor, Kamis (26/11/2020).

Dijelaskan Anam, dugaan jual beli jabatan perangkat desa dengan bukti kwitansi itu dilakukan sebelum ujian perangkat desa digelar. Sehingga, lanjut Anam, ada dugaan ada pengaturan jabatan dalam seleksi perangkat desa.

Anam berharap, dengan diserahkannya bukti tambahan kwitansi ini, akan memudahkan penyidik mengungkap dugaan jual beli perangkat di Desa Ngraho.

“Tadi saya serahkan buktinya ke bagian Unit II Tipikor,” kata pria yang juga mantan anggota DPRD Bojonegoro kepada klikjatim.com.

Sementara itu Kades Ngraho Mukhsin belum memberikan jawaban. Wartawan klikjatim.com beberapa berusaha menghubungi selulernya, namun belum ada jawaban. Pesan WhatsAap yang dikirim juga belum ada balasan.

Seleksi perangkat di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam ini diprotes warga. Sebab, warga menduga ada pengaturan sebelum digelar ujian. Warga juga sempat menggelar aksi unjuk rasa di balai desa dan di kantor Kecamatan Gayam.

Berikut nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi perangkat di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam:

1. Sekretaris Desa (Sekdes): Purwanto, dengan nilai 88.
2. Kasi Kesejahteraan: M. Rudianto, dengan nilai 85.
3. Kasi Pelayanan: M. Muslim, dengan nilai 83.
4. Kaur Perencanaan: Sukandar, dengan nilai 62.

(mkr)