Jabat Ketua Wredatama, Mantan Wakil Bupati Pak Tjip Dukung Gus Muhdlor Majukan Sidoarjo

Reporter : Catur Rini - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo—Semangat dalam berorganisasi seorang MG. Hadi Sutjipto, Wakil Bupati periode 2010-2015 dalam mengabdikan dirinya membangun Sidoarjo patut diapresiasi. Selain aktif di Gerakan Pramuka Cabang Sidoarjo, dan pernah menjadi Ketua FORMI Kabupaten Sidoarjo, kini Hadi Sutjipto dipilih menjadi Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) periode 2021-2025.

BACA JUGA :  Dari Seluruh Indonesia, Angka Kecelakaan Tertinggi Terjadi di Jatim

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) disaksikan Wakil Ketua PWRI Jawa Timur, Hj. Turminatun. Usai dilantik, Mg Hadi Sutjipto dalam sambutannya menyatakan siap mendukung Bupati Gus Muhdlor memajukan kota delta. Tidak hanya ingin kota Sidoarjo maju saja tapi juga bermartabat, kata Hadi Sutjipto.

“PWRI Bersama Lintas Generasi Mewujudkan Sidoarjo Maju dan Bermartabat, itu menjadi tujuan kami semua,” terang Hadi Sutjipto.

Organisasi yang beranggotakan mayoritas pensiunan mantan pejabat yang pernah duduk di jabatan struktural penting diantaranya ada mantan Sekda, H. Rochani dan H. Salam, serta mantan pejabat lainnya seperti, H. Tamat,  H. Wahyu, H. Effendi dan masih banyak anggota lain yang pernah menjabat di pemerintahan kabupaten Sidoarjo.

“PWRI ini adalah wadahnya pensiunan PNS, pejabat negara, mantan bupati dan wakil bupati serta mantan – mantan kepala desa. Tahun ini pengurusnya banyak kita libatkan mantan kepala sekolah dan mantan pejabat. Ini semua kita rangkul lewat PWRI,” kata mantan wabup yang akrab disapa Pak Tjip.

“Alhamdulillah Pak Bupati responnya luar biasa terhadap PWRI di Kabupaten Sidoarjo,” terang Hadi Sutjipto. 

“Kami ini pensiunan-pensiunan pernah berjuang dan berperan memajukan Sidoarjo, seperti mengembangkan jalan raya lingkar timur, jalan lingkar barat ponti. Sampai pensiun pun kita tetap semangat berjuang membangun Sidoarjo,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Gus Muhdlor tak menafikan perjuangan dan  jasa para pensiunan dalam memajukan dan membangun Sidoarjo. Menurutnya, para pensiunan yang tergabung dalam PWRI termasuk orang yang terbaik pada masanya karena masih mau mengabdi untuk bangsa dan negara.

Gus Muhdlor menyampaikan selamat atas dilantiknya pengurus PWRI Sidoarjo  dan menyambut dengan senang hati bersatunya para pensiunan yang mayoritas mantan pejabat itu untuk ikut urun rembug dalam memajukan kota delta.

“Sidoarjo ini adalah rumah kita bersama, sudah seharusnya kita semua bersatu memajukan kota kita tercinta ini. Bila para sesepuh saja masih semangat menyumbangkan waktu dan pikirannya untuk Sidoarjo, kita yang masih muda – muda ini mestinya lebih semangat lagi,” ujar Muhdlor.

Gus Muhdlor yang juga alumnus Universitas Airlangga dengan tegas menyampaikan bahwa tanpa bersatu, rasanya sulit mewujudkan cita-cita memajukan Sidoarjo seperti yang diharapkan sesepuh kita. 

“Perbedaan pandangan sudah biasa, untuk itu kritik, saran dan masukan akan kami terima dengan senang hati, karena fokus kami adalah membangun Sidoarjo lebih maju dan bermartabat.  Mari bersama – sama, bersatu dengan semua elemen masyarakat termasuk para sesepuh PWRI membangun Sidoarjo lebih baik lagi,” terangnya. 

Gus Muhdlor juga menyampaikan bahwa pemkab Sidoarjo memberikan keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada para pensiunan dengan potongan sebesar 20 persen. Syaratnya para pensiunan harus menjadi anggota PWRI terlebih dulu

“Kami ingin PWRI ini memiliki peran lebih, seperti para pensiunan yang ingin mendapatkan keringanan pembayaran PBB syaratnya harus terdaftar sebagai anggota PWRI Sidoarjo,” ujarnya. (mkr)