Istri Digoda, Celurit Bertindak, Dan Nyawapun Melayang

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

Tersangka M, pelaku pembunuhan di Wonosari Surabaya diamankan di Mapolres Tanjung Perak Surabaya.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Bagi sebagian orang, istri adalah separuh nyawa yang harus dilindungi. Sehingga ketika istri digoda, maka nyawa juga menjadi taruhannya. Seperti yang dilakukan M (55) warga Jalan Wonosari Wetan II E. Surabaya nekat membacok tetangganya, AS (55) dengan celurit hingga nyawanya melayang, Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA :  Satpol PP Kabupaten Tuban Segel Kafe Karaoke Yang Nekat Buka

Aksi celurit bertindak ini dilakukan M karena cemburu gara-gara istrinya sering digoda oleh AS, yang terhitung masih bertetangga. Usai membacok tetangganya, M kabur ke rumah orang tuanya di Sampang Madura. Namun, pelariannya tidak berlangsung lama karena anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil membekuk Jum’at malam.

Kepada wartawan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, tersangka berhasil di tangkap Satresmob bersama anggota Polsek Semampir di kediaman orang tuanya di Sampang Madura. Tersangka dibekuk tanpa perlawanan sekitar pukul 21.30 WIB atau 8 jam setelah aksi pembunuhan dilakukan tersangka.

“Tersangka kita amankan di Sampang di rumah orang tuanya hanya dalam waktu 8 jam, motif pembunuhan ini di latarbelakangi rasa cemburu,” kata AKBP Ganis, Sabtu (17/10/20).

Sementara itu, saat di wawancarai, tersangka mengaku tidak ada rasa penyesalan bahkan puas dan lega usai menghabisi nyawa korban. “Saya tidak menyesal Bu, bahkan puas dan lega, dikarenakan AS (korban) sudah lama menggoda istri saya,” kata M.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti sebilah celurit yang digunakan untuk menghabisi nyawa AS, dan beberapa pakaian yang di kenakan Keduanya. “Tersangka kita jerat dengan pasal 338 KUHP dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,” pungkas AKBP Ganis. (bro)