Horor…. Warga Jombang Kabarnya Diculik Demit

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

Gunain menunjukkan foto keponakannya Fatchur yang dikabarkan diculi demit dari rumahnya. (foto detik.com)

KLIKJATIM.com | Jombang – Kendati zaman sudah memasuki insutri 4.0 dan era gadget, namun yang namanya klenik dan makhluk gaib masih dipercaya oleh sebagian warga. Seperti yang dikabarkan dari Jombang ini, seorang pemuda Fatchur Rozi (31) warga Dusun Surobayan, Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan dilaporkan hilang diculi oleh mahluk gaib.

BACA JUGA :  Gedung DPRD Pamekasan Disatroni Kawanan Maling

Putra pasangan Sunadi dan Paini ini sejak Senin (14/9/2020) dikabarkan raib dari rumahnya sekitar pukul 03.00. Korban sehari-hari tinggal bersama ibu dan kedua adiknya. Menurut Gunai (51) paman Fatchur, kepokananya itu pada Minggu malam masih berada di rumah dan tidur bersama adiknya.

Lalu sekitar pukul 03.00, ibunya terbangun dari tempat tidur dan melihat pintu rumah terbuka. Ketika mencari Fatchur ternyata anak sulungnya ini sudah sudah tidak ada di dalam kamar. Lalu ibu Fatchur meminta bantuan adiknya mencari kakaknya. Tidak hanya adik, mereka juga meminta bantuan warga sekitar mencari keberadaan Fatchur hingga ke kebun dan areal persawahan dekat tol Surabaya Mojokerto Jombang, namun tidak ketemu.

“Ibu Fatchur bilang bahwa anaknya tidak pamit kepada keluarganya sebelum menghilang. Keluarga dan tetangga juga tidak ada yang melihat kepergiannya. “Dia tidak ada pamitan, tidak ada yang melihat dia keluar rumah,” ujar Gunain.

Menghilangnya Fatchur, lanjut Gunain, dilaporkan pihak keluarga ke pemerintah desa setempat dan polisi. Namun hingga kini Fatchur masih ditemukan. Karena masih samar itulah kemudian muncul sejumlah pemikiran juika menghilangnya Fatchur karena diculik demit.

Informasi Fatchur diculik demit ini tambah ramai setelah diposting ke dalam medsos oleh salahsatu warga setempat. Warga Dusun Surabayan beramai-ramai mencari korban ke kawasan perkebunan di sekitar rumahnya. Salah satunya dengan menabuh berbagai perbotan rumah tangga sambil memanggil nama Fatchur berulang kali.

Tidak hanya menabuh bunyi-bunyian yang dipercaya warga bisa membuat makhluk gaib melepaskan korban. Pihak keluarga juga mendatangkan 3 orang paranormal untuk menemukan Fatchur. Sejumlah paranormal melakukan ritual membakar kemenyan di kebun tebu dekat rumah Fatchur. Namun lagi-lagi hasilnya nihil.

“Meski belum ketemu, namun kami tetap berikhtiar secara spiritual. Meski kami tidak tahu apakah keponakan saya dibawa mahluk gaik atau kabur dari rumah, namun, kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,” terang Gunain. (hen)