Hore…. Ratusan Bocah di Ponorogo Pecah Celengan Jelang Ramadan

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Anak-anak di Desa Bringinan membongkar celengan (Fauzy Ahmad/klikjatim)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Sebanyak 712 anak dari 18 Desa di 9 Kecamatan di Kabupaten Ponorogo membongkar celengan secara massal. Mereka membongkar celengan berbentuk kotak persegi panjang secara bergantian di rumah baca milik Pemdes Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. 

BACA JUGA :  Berkas Kasus UU ITE Guntual Laremba dan Istri Akan Segera Dilimpahkan Ke Pengadilan Negeri

Sebanyak 712 anak itu dibagi menjadi 10 hari. Selain karena Covid 19, juga karena Ada anak yang bukan dari warga Desa Bringinan, Kecamatan Jambon. 

Mereka yang melakukan bongkar celengan, Senin (29/3/2021) terlihat berbinar-binar. Bagaimana tidak, hasil menabung selama 1 tahun bisa dibongkar dan siap dibelanjakan sesuai keinginan. 

Seperti  Safaningtyas mengaku sudah dua tahun mengikuti program gemar menabung tersebut. Dia mengaku menabung dari sisa uang jajan miliknya.

“Uangnya buat beli baju lebaran” ujar Siswa kelas 4 SD tersebut sambil tersenyum simpul. 
Sementara Kades Bringinan, Barno menjelaskan acara membongkar celengan itu tiap tahun. Mulai 2014 lalu. Tahun ini pesertanya banyak dan bukan dari Desa Bringinan saja. 
“Juga jarena pandemi covid 19, kami bagi menjadi 10 hari. Mulai 29 Maret hingga 7 April, ” ujar Kades Bringinan, Barno, Senin (29/3/2021). 

Menurutnya, yang mendasarinya karena ingin menanamkan sejak kecil budaya menabung. Dia mengklaim, sukses mengajak masyarakat terutama anak-anak untuk menabung. 

“Sudah 6 tahun. Yang awalnya cuma anak-anak Bringinan yang hanya berjumlah puluhan. Sekaramg sudah ratusan hampir seribu. Dari desa lain maupun kecamatan lain, ” tambagnya. 

Saat ini total sudah ada 712 peserta yang ikut dalam program gerakan menabung bersama , yang tersebar di 18 desa di 9 kecamatan di kabupaten Ponorogo.

” Seingat saya awal ketika mulai cuma 30an , namun sekarang sudah mencapai 712″ kata Barno.

Dalam program ini pemerintah desa memberikan fasilitas kotak celengan secara gratis bagi para peserta, nantinya celengan tersebut akan dibongkar dan dihitung hasilnya secara bersama sama setelah satu tahun.

” Setelah setahun dibuka bareng bareng, dan dihitung dengan karang taruna, uangnya juga kembalikan penuh, tanpa potongan sepeserpun” imbuh Barno.

Selain itu untuk menambah motivasi, pihaknya juga memberikan trophy penghargaan, bagi mereka yang memiliki hasil celengan yang banyak.

“Kami berikan penghargaan Thropy penghargaan, semata mata hanya untuk menambah motivasi” tutup Barno. (bro)