Hmmm….Dipicu Karena Hamil Duluan, Kasus Pernikahan Dini di Ponorogo Naik

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Kantor PA Ponorogo. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Kasus pernikahan dini di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan. Berdasarkan data di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Ponorogo, selama tahun 2021 tercatat sebanyak 266 anak telah mengajukan dispensasi nikah.

Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun 2020 lalu. Yaitu tercatat hanya 241 anak yang mengajukan dispensasi nikah. 

“Tidak terlalu banyak naiknya. Dari 241 anak ke 266 anak,” ujar Humas PA Kabupaten Ponorogo, Sukahata Wakano, Selasa (11/1/2022). 

Alasan dari sekian anak yang mengajukan nikah karena rata-rata hamil duluan. Untuk usia yang mengajukan dispensasi nikah disebabkan hamil duluan bervariasi. 

“Ada yang 17 tahun hamil duluan. Ada yang 18 tahun. Juga ada yang 15 tahun,” kata Sukahata. 

Menurutnya, jika dipersentase dari 266 anak ada sekitar 65% karena hamil duluan. Sedangkan sisanya, ada yang sudah melakukan hubungan suami istri tapi belum hamil.

Karena mereka takut hamil sehingga akhirnya mengajukan dispensasi nikah. “Tapi juga ada yang takut zina maupun terjadi fitnah. Cuma ya itu, yang paling banyak hamil duluan,” tegasnya. 

Saat disinggung terkait domisili para pemohon, Sukahata mengungkapkan paling banyak yang mengajukan adalah anak dari luar Kecamatan Ponorogo Kota. Yakni kecamatan perbatasan dengan kabupaten lain. 

Pun mereka adalah anak para Pekerja Migran Indonesia (PMI). “Jadi yang mengajukan dispen itu paman mereka. Karena orang tuanya di luar negeri,” tambahnya. 

Hal ini juga diduga karena faktor pandemi Covid-19 yang melanda. Sehingga mereka yang di bawah umur kebanyakan di rumah saat pandemi. 

“Pengaruh pandemi. Karena tidak sekolah. Lewat HP sekolah. Peluang komunikasi dengan pasangan banyak,” imbuhnya. (nul)