Hindari Kontak Langsung, Warga Diminta Kirim Aspirasi Lewat Kertas atau Whatsapp

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Anggota DPRD Bojonegoro, Ahmad Shofiudin (Gus Shofi) saat reses di PP Abu Dzarrin, Dander. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Ditengah pandemi Covid-19, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro tetap melaksanakan reses masa sidang II 2020. Untuk mempermudah masyarakat menyampaikan aspirasi, Anggota Komisi D, Ahmad Shofiudin meminta agar warga menulis aspiras di kertas atau langsung kirim Whatsapp.

BACA JUGA :  Basmi Hama Tikus, Petani di Lamongan Uji Coba Sebarkan Racun

Ahmad Shofiudin atau lebih di kenal dengan Gus Shofi itu mengelar reses di daerahnya untuk menyerap aspirasi di masa sidang kedua tahun 2020. Dia juga mengajak para pendukungnya di kalangan pesantren untuk doa bersama.

“Hari ini saya fokuskan untuk doa bersama agar covid-19 cepat hilang,” ungkap Gus Shofi yang juga anggota komisi D DPRD Bojonegoro Jum’at (26/6/2020) malam.

Ia mengatakan, reses kali ini tetap mengunakan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak serta cuci tangan sebelum masuk.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kompetensi, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Bagi ASN

Menurutnya, selain doa bersama juga tetap melakukan penyerapan aspirasi dari masyarakat, akan tetapi karena sekarang pandemi covid-19 dan juga ada pengurangan forum yang biasanya 100 sekarang jadi 25 orang.

“Untuk aspirasi saya suruh nulis dikertas dan juga melalui via WhatsApp,” katanya

Ia menambahkan, nantinya dari tulisan dan via WhatsApp akan ditindak lanjuti anggota DPRD Bojonegoro, “Iya kalau usulannya ke komisi D saya akan bahas, tapi kalau usulannya di komisi lain juga akan saya sampaikan usulan dari masyarakat,” pungkasnya. 

Dalam reses ini bertempat di pondok pesantren Abu Dzarrin di Jalan KH Arrosyid, Kecamatan Dander Bojongeoro.