Pengadaan Kantong Plastik RSUD Bojonegoro Telan Anggaran Rp 300 Juta Lebih

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Plastik warna hitam di dalam tong sampah di RSUD Bojonegoro sebagai sarana pembuangan sampah medis maupun non medis. (M Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.COM | BOJONEGORO – Untuk memenuhi kebutuhan kantong sampah plastik, RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah. Mereka berdalih, besarnya anggaran untuk membeli kantong plastik lantaran rumah sakit tersebut sangat luas. Sehingga kebutuhan platik untuk tempat pembuangan sampah juga besar.

Dari data yang berhasil dihimpun, total anggaran yang dikeluarkan pihak rumah sakit untuk pembelian kantong plastik mencapai Rp 324 juta.

BACA JUGA :  Webinar Parenting dengan Ribuan Peserta di Banyuwangi Catatkan Rekor Muri

Humas RSUD Sosodoro Djatikusumo Thomas Djaja saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengadaan plastik senilai Rp 300 juta lebih itu. Menurut Thomas, kantong plastik tersebut digunakan sebagai tempat pembuangan sampah untuk limbah padat medis maupun non medis.

“Kantong plastik itu sebagai sarana kelancaran pengelolaan limbah di rumah sakit,” katanya, di Bojonegoro, Jumat (6/12/2019).

Menurut Thomas, anggaran Rp 300 juta itu masih tergolong sedikit. Sebab, rumah sakit seluas 4 hektare itu membutuhkan banyak plastik untuk pembuangan sampah. “Jumlah itu masih sedikit. RSUD kan luas banget,” ungkap dia.

BACA JUGA :  Satgasmar Ambalat Bersiap Jalankan Misi, Waasosap Pantau Kesiapan

Menurut dia, selama ini pihaknya sudah sangat berhemat. Makanya hanya butuh Rp 300 juta. “Sehari kami hanya menggunakan 200 lembar plastik,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk penganggarannya dilakukan oleh RSUD, namun untuk pelaksanaannya dilakukan oleh Unit Layanan Pengadaan Pemkab Bojonegoro.

“Ukuran plastiknya ada yang kecil, sedang dan besar,” jelas Thomas. (af/mkr)