Handoyo ‘Pincang’, Nama Kaji Sholah Menguat Sebagai Cawabup Lamongan

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Ramai di medsos gambar Suhandoyo dengan Kaji Sholah.

KLIKJATIM.Com | Lamongan—M Su’udin Bakal Calon Wakil Bupati Lamongan dari jalur independen dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Lamongan. Calon wakil bupati dari Suhandoyo ini tidak lolos tes kesehatan di RS Dr Soetomo Surabaya.

BACA JUGA :  Terkendala Biaya, Bayi Gizi Buruk di Lamongan Dibawa ke Pengobatan Alternatif

Secara otomatis Handoyo saat ini pincang setelah calon wakilnya dinyatakan tak lolos. Usai rapat pleno gagalnya M Su’udin oleh KPU Lamongan, nama Sholahuddin langsung menguat sebagai calon pendamping Handoyo. Kaji Sholah disebut-sebut potensial mendampingi Suhandoyo yang memegang rekor tebanyak mencalonkan diri sebagai bupati di Lamongan.

Peneliti dari Surabaya Survey Centre (SSC) Surabaya, Surokim Abdussalam mengatakan, bagi warga Lamongan Suhandoyo sudah tidak asing lagi. Apalagi di wilayah Lamongan Selatan, Suhandoyo sangat populer dan memiliki basis massa.

“Untuk melengkapinya, Pak Handoyo butuh figure yang juga populer dari wilayah Lamongan Utara. Kaji Sholah salahsatu orang yang tepat mendampingi,” katanya.

Alasan Surokim menyarankan Suhandoyo bergandengan dengan Kaji Sholah berdasar. Selain dari wilayah Lamongan Utara, Kaji Sholah merupakan nahdliyyin yang sebelumnya juga kerap sosialisasi turun ke bawah. Menurut Surokim, Kaji Sholah saat ini harus realistis menerima fakta politik setelah terlempar dari perebutan rekomendasi partai.

“Maka ini menjadi kesempatan emas untuk beliau terlibat dalam kontestasi di Lamongan, untuk menunjukkan kepada parpol bahwa beliau potensial. Jadi semacam pembuktian bahwa beliau adalah kandidat yang layak diperhitungkan,” sambung pria asli Lamongan ini.

“Ini akan menjadi momen pembuktian untuk Pak Sholahuddin bisa reborn dalam Pilkada Lamongan. Dan jalan independen menurut saya strategis untuk beliau pada saat ini dan ke depan sebagai investasi politik,” tambah dosen FISIP Universitas Trunojoyo.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Baik Suhandoyo maupun Sholahuddin belum menjawab pertanyaan terkait hal ini.

Rapat pleno KPU Lamongan memberi waktu dua hari mulai 15-16 September kepada Suhandoyo untuk menentukan siapa bacawabup yang akan mendampinginya. (mkr)