Hadiri Coaching Clinic PB Petrokimia Gresik, Kepala Bappenas dan Chandra Wijaya Berikan Semangat kepada Peserta

Dirut Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi (mulai dua kiri), Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, dan Chandra Wijaya serta jajaran direksi saat foto bersama di acara coaching clinic PB Petrokimia Gresik. (for klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro serta Juara Thomas Cup 1998 dan 2000, Chandra Wijaya hadir langsung dalam acara coaching clinic yang diselenggarakan Persatuan Bulutangkis (PB) Petrokimia Gresik, di Gedung Serbaguna Tri Dharma, Sabtu (28/9/2019).

Kehadiran Bambang serta Chandra yang juga merupakan peraih Medali Emas Olimpiade 2000 di Sydney, untuk berbagi semangat. Selain itu, juga memberikan tips kepada 30 peserta coaching clinic yang terdiri dari siswa Sekolah Dasar (SD).

Chandra berharap, kehadirannya bersama Kepala Bappenas bisa memberikan inspirasi bagi atlet pemula. Sehingga banyak muncul pemain badminton dari daerah, khususnya Gresik yang bisa membawa prestasi di tingkat dunia.

Selain itu, menurutnya, dukungan banyak pihak seperti Petrokimia Gresik menjadi sangat penting untuk pembinaan prestasi. Sehingga bibit-bibit atlet badminton banyak bermunculan.

BACA JUGA :  Perkuat Pasar Komersil, PG Tingkatkan Ekspor Perusahaan

Bambang Brodjonegoro pun mengapresiasi komitmen PB Petrokimia Gresik, untuk menumbuhkan minat badminton terhadap anak-anak SD. Mantan Menteri Keuangan itu juga mengungkapkan, bahwa badminton menjadi hobinya sejak mahasiswa.

“Coaching clining yang dilakukan PB Petrokimia Gresik sangat bagus. Antusiasme para pesertanya juga sangat bagus. Selain itu, ajang ini menjadi wadah silaturrahmi dengan jajaran Direksi Petrokimia Gresik,” ujarnya.

Direktur Utama (Dirut) Petrokmia Gresik, Rahmad Pribadi mengatakan, kegiatan coaching clinic adalah bagian dari dukungan perusahaan solusi agroindustri, sekaligus anggota holding PT Pupuk Indonesia terhadap olahraga badminton. Lalu dengan kehadiran Chandra Wijaya ini diharapkan, bisa memberikan sentuhan talent terhadap bibit-bibit atlet di Gresik.

“Mudah-mudahan adanya coaching clinic ini muncul bibit atlet yang menonjol. Sehingga bisa membawa prestasi tidak hanya tingkat nasional, tapi juga dunia,” katanya.

BACA JUGA :  Cara PG Tumbuhkan Minat Generasi Milenial Jadi Agrosociopreneur Sukses

Rahmad berharap, melalui PB Petrokimia Gresik semangat atlet badminton bisa lebih meningkat serta mampu membawa prestasi sebanyak-banyaknya. “Yang penting semangatnya dulu. Kami siap mendukung keberadaan PB Petrokimia Gresik,” tegasnya.

Adapun diketahui, alasan manajemen memberikan dukungan olahraga badminton bagi karyawan di antaranya karena menyehatkan tubuh. Selain itu, badminton juga mengajarkan banyak filosofi yang dapat meningkatkan kinerja, untuk mendukung transformasi bisnis perusahaan.

“Badminton mengajarkan kita untuk menguasai diri di lapangan. Kita dapat belajar mengelola emosi agar tetap tenang dan percaya diri sehingga mampu secara taktis mengubah strategi, saat keadaan tertekan atau tertinggal. Kondisi ini juga bisa terjadi di dunia bisnis untuk menjadi market leader,” pungkasnya. (nul/hen/*)