Gus Anom; Pilihlah Pemimpin yang Gemar Bersalawat

Lia Istifhama (kanan) bersama Gus Anom dan komedian Daus Mini serta Mufri Sembako usai mengikuti Majelis Taklim Al-Munawwaroh di Surabaya. (Niam Kurniawan/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya–Sejumlah tokoh buka suara tentang kriteria calon pemimpin Kota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini.  Salah satunya Gus Anom bin Syeikh Arifin bin Ali bin Hasan. Pengasuh majelis taklim Al Munawwarah di Bratang Gede, Wonokromo itu punya anjuran khusus untuk Walikota dan Wakil Walikota Surabaya medatang.

“Sebenarnya saya tidak mau bicara politik, sebagaimana dahulu saya menahan diri bicara soal pilpres. Tapi sebagai orang Surabaya, saya berharap pemimpin kota ini yang akan datang adalah orang yang gemar salawat,” ujar Gus Anom, usai acara zikir, salawat nabi dan tausiyah majelis taklim Al Munawwarah, Minggu (6/10/2019).

BACA JUGA :  Beginilah Cara Jalasenastri Berbagi Kepedulian Lewat Pengobatan Gratis

Gus Anom mengatakan, saat ini pemimpin Jawa Timur adalah orng yang gemar bersalawat. Baik itu Gubernurnya, Khofifah Indar Parawansa, juga Emil Dardak sebagai wakilnya.

Untuk itu, Dai muda yang memiliki puluhan santri dari kalangan artis ini mengaku akan mendukung dan mendoakan calon kepala daerah yang gemar bersalawat.

“Sekarang gubernurnya, Bu Khofifah gemar salawat, wagubnya Mas Emil Dardak juga pecinta salawat. Walikota Surabaya juga harus orang yang senang bersalawat,” tutur Gus Anom.

Lebih lanjut, Dai yang sempat dikabarkan akan menikah dengan penyanyi dangdut Kristina ini mengungkapkan, saat ini para artis ibu kota maupun kaum sosialita sudah gemar bersalawat. Mereka mengaku hatinya tenang dan secara spritual lebih mantap setelah mengikuti bersalawat bersama majelis taklim Al Munawwarah.

Bahkan para artis yang dekat dengan kehidupan glamour itu seperti ketagihan ikut majelis salawat. Terbukti, beberapa diantaranya sampai ikut keliling bersama dirinya ke berbagai kota di Indonesia.

“Artis-artis ibukota aja sampai rela ninggalin job untuk bisa ikut bersalawat di luar kota. Ini karena kekuatan salawat atau the power of salawat,” imbuh putera Gus Arifin ini.

BACA JUGA :  Meski Pakai Kursi Roda, Tersangka Notaris yang Ditahan Diperlakukan Sama di Lapas Sidoarjo

Terpisah, Lia Istifhama pengurus Fatayat NU Jatim mengaku hadir di majelis salawat Gus Anom karena mengikuti sosok Gus Anom dan majelis taklim Al Munawwarah dari pemberitaan media.

Perempuan yang digadang sebagai kandidat calon Wakil Walikota Surabaya ini kagum dengan sosok Gus Anom yang istiqomah membina majelis salawat di sejumlah kota di Indonesia, termasuk Surabaya. Menurut perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu, bangsa ini termasuk Jawa Timur butuh figur ulama yang santun dan menyejukkan seperti Gus Anom.

“Alhamdulillah, bisa ikut pengajian Gus Anom. Bisa berbincang dan mendapat tausiyah beliau. Kebetulan juga ketemu komedian ibukota, Daus Mini dan Mufri Sembako. Ini majelis yang baik karena menebarkan kebaikan dan penuh energi positif,” puji keponakan Khofifah tersebut. (nk/mkr)