Guru Tidak Tetap Dapat Anggaran Insentif Rp 10 Miliar dari Pemkot Batu

Reporter : Ali Ibrahim - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Pemkot Batu – Sebanyak 1. 331 Guru Tidak Tetap (GTT) di Kota Batu segera mendapatkan insentif dengan total sebesar Rp 10 miliar. Mereka akan menerima yang dialokasikan Pemkot Batu antara Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta perorang. Meski demikian, ada 185 guru GTT yang tidak kebagian dana insentif karena keterbatasan anggaran.

BACA JUGA :  Tim SAR Gabungan Masih Cari 5 ABK Tug Boat Yang Hilang di Perairan Gresik

Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Pendidikan Dinas Pendidikan Kota Batu, Hariadi mengungkapkan, para GTT yang menerima insentif besarannya beragam berdasarkan dari masa pengabdian mengajar dan tingkatannya. Pemberian insentif dilakukan berdasarkan masa pengabdian GTT.

Disebutkan, jumlah GTT di Kota Batu berdasarkan jenjangnya, yakni guru TK sebanyak 269, guru RA 107, guru SD 535, guru MI 242, guru SMP 294, serta MTS sebanyak 69 orang. “Misalnya GTT di jenjang SD lebih besar insentifnya daripada GTT PAUD. Karena jam kerjanya lebih lama SD,” ujarnya.

Ditambahkan, penerimaan insentif itu langsung melalui rekening masing-masing guru. Mereka yang menerima minimal sudah mengajar selama dua tahun. “Lalu mereka harus berdomisili dan mengajar di Kota Batu, juga dilihat dari usianya masih produktif untuk menjadi tenaga pendidik,” tambahnya.

Insentif bagi GTT itu merupakan salah satu upaya Pemkot Batu untuk meningkatkan kesejahteraan para guru. Para GTT tidak hanya menerima dari Pemkot Batu, namun mereka yang memenuhi kriteria juga menerima bantuan dari Pemprov Jatim. (hen)