Guru Ngaji di Bojonegoro Bakal Digaji Pemerintah

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Ilustrasi

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro–Kabar gembira bagi para guru ngaji di Kabupaten Bojonegoro. Dalam waktu dekat Pemkab Bojonegoro akan memberikan gaji bulanan bagi para ustadz-ustadzah di Taman Pendidikan Al-Quran (TPA/TPQ).

Kepala Bidang Keagamaan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Bojonegoro, Makmun mengatakan, para guru ngaji tersebut akan diberikan tunjangan insentif setiap bulannya sebesar Rp 100 ribu.
“Pencairannya akan diberikan setiap bulan sekali,” katanya, di Bojonegoro, Rabu (12/2/2020).

BACA JUGA :  Tanpa Diperkuat Tiga Pemain Inti, Persela Curi Angka di Kandang Tira Kabo

Dijelaskan Makmun, data tercatat di Badan Komunikaai Remaja Masjid Indonesia (BKRMI) Bojonegara, ada sekitar 658 lembaga yang berbadan hukum yayasan. Sementara jumlah TPA/TPQ ada 1.350. Dari jumlah lembaga yayasan dan TPQ tersebut, total ada sekitar 5.000 guru ngaji.

“Sudah dianggarkan di APBD tahun 2020 sebasar Rp 6 miliar,” ujarnya.

BACA JUGA :  Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Akibat Perselingkuhan dengan Istri TKI Asal Madura

Namun, kata Makmun, tidak semua guru ngaji mendapatkan insentif dari pemerintah. Hanya guru ngaji yang yang pernah mengikutu pelatihan mengajar di TPA/TPQ yang dibuktikan sertifikat.

“Realisasi pencairannya (instentif) akan dilakukan secepatnya,” imbuhnya. (af/mkr)