Gilas Persik 3-1, Persebaya Puncaki Klasemen Sementara Grup A

Reporter : Redaksi - klikjatim

Suasana sebelum laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri. (Niam Kurniawan/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com l Bangkalan – Pertandingan pembuka Piala Gubernur Jatim 2020 dimenangkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 atas Persik Kediri. Tiga gol dicetak oleh para pemain muda Bajol Ijo.

BACA JUGA :  APH dan Badan Kehormatan DPRD Diminta Usut Keterlibatan Oknum Anggota

Sejak kick off babak pertama, Persebaya sudah mendominasi lapangan, meski tampil tanpa pemain asing seperti Mahmoud Eid dan David Dasilva. Pada menit ke-19, Supriadi mampu melesakkan bola ke pojok kanan usai mendapat umpan apik dari Patrick Wanggai. Setelah itu, Hambali tolib mencetak gol melalui tendangan bebas. Menit akhir babak pertama Persebaya semakin mrnjauh lewat gol penalti Alwi Slamet.

Di babak kedua, tim berjuluk Macan Putih berhasil memperkecil ketertinggalan melalui pemain asing Ante Bakmaz. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

BACA JUGA :  Blanko Sudah Tersedia, Warga Gresik Bisa Urus E-KTP

Ketua Umum PSSI, Muchammad Iriawan mengapresiasi Piala Gubernur Jatim 2020. Dia berterima kasih kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. “Ini untuk pemanasan menjelang pra musim,” tutur Iwan Bule, sapaan akrabnya, di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (10/2/2020).

Senada dengan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, perhelatan Piala Gubernur Jatim 2020 ini tentunya bisa menjadi barometer dalam setiap klub sepakbola di Jatim. “Ini bisa menjadi pemanasan yang menurut saya bisa menjadi starting point,” tutur Khofifah.

Mantan Menteri Sosial tersebut juga menyebut, Industri Sepak bola memang salah satu momok positif yang bisa mempersatukan masyarakat terlebih generasi muda. Dia melihat semangat positif yang dibawa pemain yang bertanding bisa sampai kepada suporter.

“Saya rasa Industri bola itu sesuatu yang menggelorakan semangat banyak kalangan masyarakat, terutama adalah kaum muda,” tambahnya.

Khofifah juga meminta, kepada segenap pemain dan klub agar menjunjung sportifitas. Sehingga proses kemenangan nanti bisa berjalan dengan elegan. “Dan saya ingin masyarakat Jawa timur menjadikan ini bagian dari untuk membangun sportifitas, objektifitas,” tandasnya. (nk/bro)