Gandeng Pemuda, PT. Smelting Siapkan Wisata Berwawasan Lingkungan di Desa Muara Dua

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Kru PT. Smelting dan pemuda karang taruna saat membersihkan sungai. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sukabumi — Banyak cara telah dilakukan PT. Smelting terhadap lingkungan di sekitarnya. Di Kabupaten Sukabumi misalnya. Bertempat di Desa Muara Dua, Kecamatan Kadudampit, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tembaga ini sedang menyiapkan tempat wisata papalidan berwawasan lingkungan.

BACA JUGA :  Sebulan Operasi Yustisi, Pemerintah Dapat Rp 1,8 Miliar

Program yang diinisiasi melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Smelting tersebut pun direspon dengan baik oleh pemuda setempat. Bahkan, mereka terlihat begitu kompak untuk membersihkan sungai di kawasan setempat pada Minggu (19/9/2021) pagi.

Dengan teliti, anak-anak muda itu memunguti satu per satu sampah plastik yang mencemari sungai. Upaya bersih-bersih ini dilakukan menyusul rencana untuk menjadikan sungai di Desa Muara Dua, sebagai tempat wisata body rafting atau yang dikenal oleh warga sekitar dengan sebutan papalidan.

Hal ini juga dilakukan untuk mengajak para pemuda setempat agar peduli dan merawat lingkungannya.

General Affair Manager PT Smelting, Sapto Hadi Prayetno menceritakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyiapan wisata papalidan berwawasan lingkungan. Untuk mensukseskan program ini, PT. Smelting sengaja menggandeng pemuda karang taruna (Kartar) desa setempat dalam pengembangannya.

“Salah satu kegiatannya adalah menciptakan Desa Wisata berbasis masyarakat lokal. Kebetulan di desa itu ada sungai yang cocok untuk wahana papalidan atau body rafting,” tutur Sapto.

Nah, dalam rangka menciptakan Desa Wisata sehingga perlu mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama melestarikan lingkungan. Tentunya dengan semangat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai tersebut.

Setelah itu, lanjut Sapto, tahapannya adalah melengkapi infrastruktur wisata papalidan. “Nah, permasalahannya sampah plastik yang biasanya dibakar, sementara sampah yang organik diolah menjadi kompos. Untuk mengolah yang plastik kami berencana menyediakan teknologi sederhana untuk mengolah sampah plastik itu,” terangnya.

Tidak hanya itu. PT. Smelting pun mendampingi pengembangan sumber daya manusia (SDM) desa setempat, agar siap menjalankan Desa Wisata berwawasan lingkungan.

“Kita mulai tahun ini sampai tahun depan, kami dampingi sampai mereka mandiri mengelolanya. Nah, kami juga sudah membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk pengembangan kawasan wisata itu nantinya,” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa gotong royong membersihkan sungai di Desa Muara Dua, ternyata sudah dua kali dilakukan PT. Smeting bersama Kartar setempat.

Dan rencananya, bersih-bersih itu akan dilakukan rutin dalam rangka menyiapkan wisata berwawasan lingkungan papalidan tersebut. (nul)