Fokus Pemasaran dan Penjualan, Petrokimia Gresik Libatkan 41 Mahasiswa Magang

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Dirut PG, Rahmad Pribadi didampingi jajaran direksi foto bersama peserta magang mahasiswa bersertifikat di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta magang bersertifikat di Petrokimia Gresik mendapatkan kesempatan mengasah kemampuan secara langsung di tengah masyarakat. Hal tersebut menyusul adanya kebijakan perusahaan anggota holding Pupuk Indonesia ini dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) pada tahun 2020.

Total ada sebanyak 41 orang yang telah mengikuti PMMB ini. Mereka berasal dari enam Politeknik. Antara lain Politeknik Negeri Lampung, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang, Polbangtan Malang, Polbangtan Bogor, Polbangtan Gowa, dan Polbangtan Medan.

Nantinya semua peserta akan diterjunkan langsung ke wilayah pemasaran Petrokimia Gresik di seluruh Indonesia. Untuk menjalankan praktik tersebut peserta magang dibimbing oleh Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP).

BACA JUGA :  PT Barata Target Operasi Pabrik Roda KA Tahun Ini

“PMMB periode Maret-Agustus 2020 ini akan fokus pada penyiapan skill pemasaran dan penjualan untuk mengasah insting peserta, yang mayoritas berasal dari jurusan Penyuluh Pertanian Berkelanjutan sebagai calon-calon pelaku atau pekerja di sektor agroindustri,” jelas Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi dalam agenda pembukaan PMMB tahun 2020 yang dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Idha Widi Arsanti di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik, Rabu (11/3/2020).

Kemudian dalam PMMB ini, seluruh peserta akan menerima work plan yang harus dikerjakan selama menjalani magang di lapangan. Di antaranya melakukan penyuluhan terhadap petani, melakukan sosialisasi produk, serta terlibat aktif dalam kegiatan promosi.

Melalui bimbingan SPDP diharapkan peserta dapat memahami langsung tugas dan peran SPDP dalam menyukseskan target penjualan perusahaan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menunjang program Nawa Cita Presiden dan Sinergi BUMN untuk berkontribusi dalam pengembangan SDM Indonesia Unggul, terutama dalam menghadapi persaingan global,” ujar Rahmad.

Adapun program ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam peningkatan SDM daerah Indonesia wilayah timur. Dan, sebagai perusahaan solusi agroindustri untuk pertanian
berkelanjutan, Petrokimia Gresik memandang sangat penting terkait pengembangan kemampuan calon tenaga kerja terampil.

Tujuannya untuk menjamin masa depan agroindustri dan masa depan perusahaan. Karena itu, Petrokimia Gresik berkomitmen dalam mendukung terciptanya SDM unggul di bidang agroindustri.

BACA JUGA :  Bus Kramat Jati Mendadak Oleng di Tol Sumo, 3 Orang Tewas

Dikatakan, langkah ini merupakan tindaklanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). “Petrokimia Gresik memiliki komitmen untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan calon
tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat. Salah satunya melalui PMMB untuk
Polbangtan Kementerian Pertanian dan Politeknik Negeri Lampung,” tuturnya.

Selain PMMB, saat bersamaan Petrokimia Gresik juga menggelar Program Magang
Regular untuk Polbangtan Manokwari. Total ada 30 peserta yang ikut dan akan dilaksanakan
selama tiga bulan mulai April hingga Juni 2020.

“Program magang ini diharapkan bisa memberikan manfaat. Hal ini juga sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan di dunia industri, sehingga dengan upaya-upaya ini link and match bisa benar-benar terjadi,” tambah Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Idha Widi Arsanti dalam sambutannya. (nul/roh)