Farid, Atlet Takraw Peraih Medali Emas Diarak Ratusan Warga di Bawean

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Farid saat diarak masa warga beserta para atlet takraw di Pelabuhan Bawean (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Ratusan massa dari dua Desa Telukjatidawang dan gelam jemput Farid ‘Sabet Emas’ di PON Papua 2021. Atlet cabor takraw Farid asal Bawean disambut arahkan massa dengan lantunan sholawat oleh masyarakat Bawean. Saat tiba menginjakkan kaki di Pelabuhan Bawean ayah satu anak ini meraih emas dalam kejuaraan PON Papua ke – XX.

BACA JUGA :  Dinilai Sukses, Isoter Nakes RSUD dr Iskak Tulungagung Peroleh Penghargaan dari Satgas

Tampak masyarakat kompak memakai seragam berwarna merah bertuliskan Kabupaten Gresik berjalan kaki menyambut Iring-iringan untuk Farid. Beserta sambutan hangat oleh pengurus takraw dan pemain atlet takraw fan, Minggu (17 /10 /2021).

Massa masyarakat Kecamatan Tambak itu langsung berjalan mengelilingi jalan lingkar Bawean sampai menuju lapangan sepak Takraw di Desa Gelam Kecamatan Tambak Pulau Bawean. Semua mata warga di sepanjang melongo kagum melihat keberhasilan Farid.

Sekitar pukul 16.30 WIB, Farid tiba di lapangan sepak takraw disambut oleh warga Telukjatidawang dan desa Gelam atas kedatangannya dan beberapa tamu undangan Forkopimcam dan anggota Koni Gresik.

Pelatih Farid Nurul Yaqin menerangkan, arakan sekaligus keliling jalan lingkar Bawean sudah menjadi budaya masyarakat Bawean yang sudah memberikan nama harum untuk Pulau Bawean.

“Sengaja rute jalan lingkar Bawean untuk memperkenalkan kepada warga. Disamping itu ada banyak atlet di wilayah timur Pulau Bawean,” ucapnya.

Dikatakan, warga Kecamatan Tambak sangat bangga dan gembira atas prestasi Farid. Pihaknya berharap ada perhatian pemerintah untuk pembuatan Gor mini di Bawean.

“Disamping target sabet emas lagi, kami berharap ada pembangunan Gor mini di Bawean, sementara ini ada Gor milik pribadi. Dan para atlet hanya berlatih di alam terbuka,” katanya.

Dari beberapa atlet takraw di Bawean semuanya pernah juara. Baik perolehan juara medali perak, perunggu hingga emas.

“Farid sendiri pada Pon Jabar 2016 sabet satu emas, perak dan perunggu dari beberapa kategori takraw. Mulai nomorhub, double even, umum inter regu, yang berempat kuadran. Dan tahun 2021 ini,” bebernya, Minggu (17/10 /2021).

Saat ini Nurul menyiapkan puluhan atlet mulai tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA).

“Sudah ada Program pemusatan latihan cabang (Puslatcab) 10 atlet. Lima putra, lima putri. Yang akan berlaga pada Bulan Juni sampai Juli 2022 di Lumajang. Kemudian persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) juga ada 10 masing-masing lima putra dan putri begitu pun Pekan Olahraga Sekolah Dasar (Por SD ),”paparnya.

Sekretaris Kecamatan Tambak Pulau Bawean Mahfudz mengucapkan rasa syukur atas perolehan prestasi Farid. Pihaknya turut mengawal atlet itu.

“Alhamdulillah kawalan dari Muspika, atas nama Kecamatan mengucapkan terima kasih kepada Telukjatidawang dan Gelam serta masyarakat Bawean. Makasih juga kepada pelatih. Semoga kedepan akan ada Farid yang lain dari putera bawean hingga bisa mengikuti ajang lomba Asia,” harapanya.

“Dan kepada pemangku kebijakan dan Pemerintah Daerah semoga ada bentuk penghargaan untuk masa depan atlet,” tambahnya.

Sebelumnya, Tim Sepak Takraw Putra Jawa Timur berhasil merebut medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Papua 2021. Skuad asuhan Muhammad Habib itu berhasil mengalahkan tim dari Sulawesi Selatan (Selsel) 2 : 1.

Final cabang olahraga (cabor) takraw kategori double even dihelat di GOR Trikora, Kota Jayapura, Rabu (29 /9/2021). Yang membanggakan, tim Sepak Takraw Putra Jatim itu diperkuat oleh Farid.

Dia adalah atlet sepak takraw asal Pulau Bawean. Ayah dengan satu anak yang masih berusia 3 bulan itu merupakan kelahiran Kabupaten Gresik. Tepatnya Dusun Sumberlanas Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Setelah mempersunting gadis pujaan hatinya, pria berusia 25 tahun itu tinggal di rumah istrinya di Desa Gelam, Kecamatan Tambak. (bro)