Emak-emak asal GKB Gresik Ini Dihajar Kakak Ipar Hingga Semaput

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Korban (Berjilbab Merah) duduk di ruangan Polsek Manyar 

Saat datang ke Polsek Manyar, Kusniawati menceritakan kejadian yang baru saja menimpanya.

Waktu itu dirinya keluar rumah, namun saat melewati gang yang sempit Kusniawati bersenggolan dengan putri MS, berinisial IN (14). IN menuduhnya sengaja menyenggol, kemudian terjadilah adu mulut.

Cekcok yang keras terdengar ibu IN, MS dari dalam rumahnya. Sontak saja MS keluar membela putrinya dengan membabi-buta.

Kusniawati pun dianiaya dengan cara dijambak, dipukul, hingga dibenturkan ke tembok. Kejadian ini membuat korban mengalami luka lebam disekujur tubuh.

“Saya dituduh mendorong anaknya, padahal saya hanya jalan sambil menggendong anak saya yang masih usia 3 tahun,” katanya dihadapan petugas Polsek Manyar, Senin (26/7/2021).

Setelah dianiaya brutal Kusniawati sempat pingsan beberapa saat, hingga akhirnya siuman setelah disiram air oleh tetangga yang menolongnya.

“Sempat tidak sadar setelah dikeroyok oleh kakak ipar dan 3 orang anaknya,” akunya melas.

Keributan itu mereda setelah warga lain akhirnya datang untuk memisahkan perkelahian antar keluarga yang rumahnya tinggal berdempetan.

Setelah mendengarkan penuturan Kusniawati, penyidik Polsek Manyar mengarahkan korban dan suaminya untuk melapor ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Gresik.

Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Ekwan Hudin mengatakan pihaknya siap mengantarkan korban untuk membuat laporan ke unit PPA Polres Gresik lantaran seluruh pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan ini merupakan perempuan dan masih dalam ikatan keluarga.

“Kami siap mengfasilitasi membuat laporan ke Polres karena di Polsek tidak ada unit PPA,” tutur Ipda Ekwan. (rtn)