Dulu Bentrok dengan PSHT, Kini Oknum Kera Sakti Keroyok Tetangga hingga Tewas

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

Rumah Adi kini dipasang garis polisi. IST

KLIKJATIM.Com I Jombang –  Berawal dari unggahan di media sosial. Kuncoro warga Dusun Besuk, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang menemui ajalnya di malam tahun baru. Pemuda 21 tahun diduga  korban penganiayaan oknum pendekar Kera Sakti.

BACA JUGA :  Keluarga Ambyar.... Bapak dan Ibu Pengguna, Anak dan Menantu Pengedar Narkoba

Informasi yang diterima Klikjatim.com, korban sebelumnya dijemput tiga anggota perguruan Kera Sakti. Ketiganya masih satu kampung dengan korban. Mereka menjemput korban pada Kamis (31/12/2020) malam. Tujuannya untuk menyelesaikan persoalan unggahan korban yang mengenakan atribut Kera Sakti di media sosial. 

Kapolsek Jogoroto, Iptu Sujadi mengatakan ketiga orang yang menjemput korban tersebut bernama Fatkur (20), Andi (20), Genta (20) untuk kerumah Adi (19). Korban bersama dengan tiga orang tersebut  mengendarai dua unit sepeda motor berboncengan. Kemudian, Jumat (1/1/2021) sekitar pukul 01.00 WIB korban diantar ke rumah Adi di Dusun Bulak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. “Ada dua orang lagi warga Dusun Dukuhklopo, Peterongan yang ikut mengantar,” katanya.

Ketika diantar itu, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka lebam di bibir atas, pelipis mata dan hidung, dan mengeluarkan darah. Hingga polisi mendapat laporan sekitar pukul 02.00 WIB korban meninggal dunia.

Ketua RT setempat Adi mengatakan diduga korban dianiaya hingga mengalami luka berat. Saat ini jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSUD Jombang untuk autopsi. Polisi belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian ini.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Kristian Kosasih mengatakan, para pelaku sudah ditangkap dan dibawa ke Mapolres Jombang.

Sekedar diketahui, beberapa waktu lalu di Jombang diributkan dengan bentrokan antara pendekar Kera Sakti dan PSHT. Kali ini, sejumlah oknum pendekar Kera Sakti akan berurusan dengan polisi atas tewasnya salah satu warga. (hen)