Dukungan Risma Tak Pengaruhi Elektabilitas Eri-Armudji

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Elektabilitas Eri Cahyadi-Armudji lebih tinggi dari Machfud Arifin-Mujiaman di Pilwali Surabaya 2020. Namun, berdasarkan hasil survei dukungan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada Eri-Armudji belum memberikan efek elektoral.

BACA JUGA :  Wagub Emil Tinjau Program Jatim Berkah di Ponpes Al-Ma'ali Bojonegoro

Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan Populi Centre, Eri menjadi calon yang paling bisa membawa perbaikan Kota Surabaya. Elektabilitas Eri-Armudji lebih tinggi 4 persen disbanding Machfud-Mujiaman. Berdasarkan survey yang dilakukan Populi, 41,0 persen warga Surabaya akan memilih Er-Armudji. Sementara warga yang akan memilih pasangan Machfud-Mujiaman 37,7 persen.

“Margin of eror dalam survei kali ini 4,0 persen,” kata peneliti Populi Centre Jefri Adriansyah.

Jefri mengatakan, survei ini dilakukan secara tatap muka di 60 kelurahan dengan mengambil sampel 600 orang. Survei sendiri dilakukan mulai 6 hingga 13 Oktober 2020 dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Jefri memaparkan, elektabilitas Eri yang mengungguli Machfud ini cukup mengagetkan. Sebab, Eri barus start saat terakhir pendaftaran Wali Kota ditutup pada 6 September 2020 lalu. Sementara, Machfud sejak awal tahun telah mulai memperkenalkan diri kepada warga Surabaya.

“Secara akseptabilitas (faktor penerimaan masyarakat terhadap calon) Eri dinilai bisa membawa perbaikan Kota Surabaya, selain itu juga Eri dari kalangan birokrat,” paparnya.

Jefri mengatakan, Faktor dukungan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak memiliki efek jas ekor yang signifikan bagi Eri dan Armudji. Menurut Jefri, elektabilitas Eri ini murni atas kinerja calon dan tim bersosialisasi kepada warga Surabaya.

“Ini bukan endors bu risma. Warga Surabaya melihat dari pengalaman kerjanya,” tambahnya.

Meski elektabilitas Eri unggul, namun secara popularitas Eri kalah dibandingkan Machfud Arifin. Secara popularitas, Machfud Arifin 74 persen dikenal warga Surabaya. Sementara Eri Cahyadi 68,8 persen.

“Selanjutnya ada Armudji yag popularitasnya 55 persen, baru yang terakhir Mujiaman dengan 50,2 persen dikenal warga Surabaya,” kata peniliti Populi Centre lainnya, Hertanto Rosojati. (mkr)