Dua Perampas HP Pelajar Probolinggo Dihajar Massa Karena Teriakan Korban

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Kedua pelaku perampasan hp pelajar Probolinggo kini diamankan polisi. (istimewa)

KLIKJATIM.Com | Probolinggo – Aksi perampasan handphone terhadap pelajar di Kecamatan Wonoasih berhasil digagalkan. Dua pelaku  Sony Yoga Pratama, (25) dan Dian Sugianto (25) keduanya warga Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, babak belur dimassa.

BACA JUGA :  Uji Coba PPKM Level 3 di Desa Kaliglagah Sumberbaru Jember

 

Aksi perampasan itu terjadi pada Selasa (13/3/2021) dini hari sekitar pukul 01.30. Saat itu, kedua pelaku menyasar korban MI, 17, pelajar asal Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih. Dari korban, kedua pelaku merampas handphone Vivo Y71. Bahkan, berusaha menggondol motor korban.

Awalnya, kata Kuzaini, korban mengendarai motor memboncengkan tetangganya, VNC, 16. Mereka hendak pulang. Ketika sampai di Lapangan Kedungasem, keduanya dicegat oleh Sony dan Dian,” kata Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini .

Dikatakan, Sony yang membawa borgol langsung memborgol tangan kiri MI pada stang motor korban. Korban tak bisa kabur. Sony juga memukul kepala korban MI, sembari menggeledah barang bawaannya. Ia pun menemukan dan mengambil handphone korban di sakunya.

Mendapatkan handphone, tak membuat kedua pelaku puas. Mereka berusaha membawa kabur motor korban. Korban berusaha mempertahankannya. Ia dan rekannya berteriak meminta tolong. Teriakan korban terdengar warga yang melintas dan mengetahui ada kejahatan langsung berusaha menolong korban.

Akhirnya massa berkumpul dan meringkus kedua pelaku  hingga mereka dihakimi massa. Beruntung, ada anggota Polsek Wonoasih yang sedang berpatroli. Mengetahui ada penangkapan rampok, mereka merapat. Kedua pelaku diamankan polisi. Kini, keduanya ditahan di Mapolsek Wonoasih.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan satu dos book handphone merek Vivo Y71 tipe Vivo 1724 warna gold dan sebuah kunci borgol. Kerugian atas peristiwa itu ditaksir Rp 1,8 juta. Keduanya (pelaku) saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujar AKP Kuzaini. (ris)