Dua Napi Porong Positif Covid, Hasil Tracing Ditemukan 23 Orang Reaktif Rapid Test

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

Pihak Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo memberikan saat keterangan pers. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang merupakan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo terpapar Covid-19. Mereka berinisial S (56), yang sedang menjalani hukuman 16 tahun dan MJ (51), menjalani hukuman pidana 10 tahun. Keduanya merupakan narapidana (napi) kasus narkoba.

“Ya, ada dua WBP kami yang terkena Covid-19. Saat ini keduannya dirawat di RSUD Sidoarjo. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh dokter lapas, sebelumnya kedua WBP tersebut menderita kencing manis. Dari hasil diagnosa pihak RSUD Sidoarjo, keduanya menderita pneumonia suspect Covid-19,” ujar Kalapas Porong, Gun Gun Gunawan, Kamis (20/8/2020) sore.

BACA JUGA :  Sebulan Terakhir, Penjualan Kain Kafan di Tulungagung Meningkat Drastis

Gun Gun menjelaskan, pada 14 Agustus 2020, keduanya dirujuk secara berkala ke RSUD Sidoarjo. Setelah dilakukan uji swab pada 18 Agustus 2020, ternyata hasilnya positif Covid-19.

“Kami intensif berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Sidoarjo untuk mencegah penyebaran di dalam Lapas. Tracing terhadap warga binaan lain yang satu sel dengan dua warga binaan tersebut dan yang kontak erat dengan keduannya telah kita lakukan, agar bisa diambil tindakan yang cepat dan tepat,” tambah Gun Gun.

Kini, Lapas Porong juga memperketat interaksi dengan pihak luar. Termasuk pegawai lapas sendiri juga harus melewati aturan protokol kesehatan yang ketat saat masuk ke dalam Lapas.

“Kami juga mendorong agar warga binaan semakin giat berolah raga untuk meningkatkan imun tubuh,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Mengeluh Sakit Diare, PDP Corona Pasuruan Meninggal Dunia

Sementara itu, dokter Lapas Porong, dr. Harjo Santosa mengatakan, sesuai hasil rapid rest ditemukan ada 23 warga binaan lainnya reaktif. “Ke 23 warga binaan tersebut adalah mereka yang kontak erat dengan dua warga binaan yang positif Covid-19. Saat ini mereka diisolasi di ruangan khusus di area Lapas,” ujarnya.

Untuk menindaklanjuti itu, pihaknya pun segera koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sidoarjo. Sehingga dapat dilakukan uji swab terhadap 23 warga binaan yang reaktif tersebut.

Perlu diketahui, Lapas Kelas I Surabaya yang terletak di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo memiliki kapasitas 1.050 orang. Namun kondisi sekarang overload, yaitu dihuni sebanyak 2.364 warga binaan. Artinya, lebih 125 persen dari kapasitas normal. Dan, di Lapas Porong hanya ada satu dokter dan 4 perawat saja. (nul)