Dua Mobil Masuk Jurang Pacet-Cangar, Balita 10 Bulan Tewas, Lainnya Terluka

Reporter : Tsabit Mantovani - klikjatim.com

Polisi dibantu relawan Welirang Komuniti saat memeriksa dua mobil yang jatuh ke jurang kawasan Sendi Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Minggu sore. (Foto Welirang Komuniti)

KLIKJATIM.Com | Mojokerto – Seorang balita berusia 10 bulan meninggal dunia setelah mobil yang ditumpanginya terjun ke jurang di kawasan, Sendi, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/4/2021). Tidak hanya itu, penumpang lainnya terluka dalam kecelakaan yang melibatkan dua mobil di jalur tengkorak, Pacet – Cangar ini.

BACA JUGA :  Viral Video Pemakaman Warga Cerme Gresik Dikepung Banjir, Jenazah Tetap Dikebumikan

AKP Randy Asdar, Kasat Lantas Polres Mojokerto menjelaskan, memang benar ada dua  mobil pribadi bermuatan 16 penumpang masuk jurang sedalam 20 meter lebih di jalur Cangar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/04/2021). Satu balita meninggal dalam kecelakaan ini.

Mobil berpenumpang dua keluarga ini masuk ke jurang setelah sempat berhenti untuk mendinginkan rem. Namun tiba tiba salah satu kendaraan melaju sendiri dan menabrak kendaraan lain hingga akhirnya masuk kedalam jurang.

“Dalam kejadian ini beberapa orang mengalami kritis dan luka-luka dan satu balita berusia 10 bulan meninggal,” kata Kasat Lantas Polres Mojokerto.

Dijelaskan, kecelakaan dua mobil masuk jurang ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di jalur alternatif Batu menuju Pacet, tepatnya di jalur Sendi.

Sebelum masuk jurang, dua kendaraan yang dikendarai oleh Arifin Nurdian Permana (29) warga Dusun Balong, Desa Gempol Legundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang dan Arief Tri Wahyudi (34) warga Kecamatan Gunung Sekar, Kabupaten Sampang diduga mengalami gangguan pada rem saat melaju dari arah Batu ke Pacet.

Hingga akhirnya kedua kendaraan tersebut memutuskan untuk mendinginkan kampas rem di pinggir jalan kemudian mengganjal ban mobil dengan batu.

Namun nahas, mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Arifin tiba-tiba berjalan sendiri. Karena batu tak kuat menahan mobil hingga menabrak mobil Honda Mobilio bernopol M 1878 NB yang dikemudikan Arief Tri Wahyudi.

“Dua mobil ini sudah minggir, ya mungkin karena batu yang digunakan ganjal penahan terlalu kecil terus mobilnya melaju sendiri sampai menabrak mobil didepannya sampai kedua mobil masuk jurang,” terang AKP Randy Asdar.

Ditambahkan, saat dua mobil tersebut masuk jurang, 9 penumpang yang sebelumnya berada dalam mobil sudah keluar dan 7 penumpang lainya ikut terbawa masuk ke dalam jurang.

Akibat kejadian itu, satu anak balita bernama Aqila berusia 10 bulan meninggal usai mendapatkan perawatan di rumah sakit, enam lainya mengalami luka-luka. “Sekitar pukul 20.00 WIB balita yang sebelumnya mendapat perawatan di rumah sakit meninggal,” terangnya.

Evakuasi dilakukan polisi dibantu relawan yang ada di Mojokerto bersama warga. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Gelaga Pacet dan Puskesmas Pacet dengan mengunakan ambulance Welirang Komuniti. (ris)